Istri Polisi Tipu Orang Tua Peserta Seleksi Bintara Polri

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 11:48
Istri Polisi Tipu Orang Tua Peserta Seleksi Bintara Polri

JawaPos.com Dwi Linda Septarini menjanjikan anak Endah Sukarini, Arif Kurniawan, bisa lolos seleksi penerimaan Bintara Polri 2016. Endah awalnya mengenal terdakwa karena anak mereka berteman dan sama-sama mengikuti seleksi. Anak Linda indekos di tempat Endah tidak jauh dari Mapolda Jatim.

Anak mereka gagal lolos seleksi. Arif tidak lolos dalam tahap pantukhir. Linda yang merupakan istri polisi ini menemui Endah. Dia menjanjikan Arif bisa diterima sebagai anggota Polri meski sudah dinyatakan tidak lolos. Caranya, Linda akan menghubungi suaminya, Iptu Kaswan Hadi, untuk meminta tolong koleganya yang berdinas di Mapolda Jatim, Kompol Winarsih, supaya Arif bisa diloloskan seleksi.

Minta tolong bapaknya (suami Linda, Red) biar bisa lanjut, tapi bayar sekian. Saya terpengaruh janji Linda pasti bisa kalau ada biaya. Akhirnya, saya mau, kata Endah saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (5/10).

Menurut Endah, Linda meminta Rp 600 juta kepadanya. Endah menyanggupi. Pembayaran dilakukan secara bertahap. Pertama, Linda yang tinggal di Jember ini meminta uang Rp 200 juta. Endah sudah membayarnya. Sampai waktu pengumuman, nama anak saya tidak ada, ujarnya.

Linda meminta tenang. Dia juga meminta tambahan uang. Alasannya, Arif akan diikutkan jalur prestasi sepak bola. Linda kemudian mengirimkan pesan WhatsApp ke Endah bahwa Arif lolos jalur prestasi sepak bola. Uang sudah masuk. Saya pinjam dari bank dan saudara, ungkapnya.

Arif dijanjikan akan ditugaskan di Makassar. Endah tidak mempermasalahkannya. Namun, setelah lama menunggu, Arif tidak kunjung diberangkatkan ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto seperti yang dijanjikan. Endah menagih janji Linda. Dia kirim SK (surat keputusan) pengangkatan di WA. Tapi, anak saya tidak berangkat-berangkat, jelasnya.

Endah akhirnya mulai sadar bahwa dirinya tertipu. Dia menagih uang kepada Linda. Namun, hingga kini tidak ada yang dikembalikan. Linda lantas dilaporkan ke Polda Jatim. Sampai sekarang, uang saya belum dikembalikan, katanya.

Jaksa penuntut umum Putu Sudarsana dalam dakwaannya menegaskan, Linda menipu Endah sendirian tanpa bantuan orang lain. Suaminya, Iptu Kaswan, disebut tidak tahu perbuatan istrinya. Selain itu, tidak ada anggota Polda Jatim yang bernama Kompol Winarsih. Munculnya nama Kompol Winarsih hanya karangan terdakwa untuk membuat percaya Endah, jelas jaksa Putu dalam dakwaannya.

Linda yang tidak didampingi pengacara membenarkan keterangan Endah. Hanya, nilainya tidak sampai Rp 600 juta. Namun, dia tidak menyebutkan nilai versinya. Iya, keterangan saksi benar, tapi tidak sampai Rp 600 juta, ucap Linda.

Artikel Asli