DPRD Minta Gubernur Jatim Bantu Surabaya Penuhi Vaksinasi

Nasional | republika | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 11:34
DPRD Minta Gubernur Jatim Bantu Surabaya Penuhi Vaksinasi

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pimpinan DPRD Kota Surabaya berharap Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa membantu daerah di Surabaya Raya agar dapat memenuhi target cakupan vaksinasi. Sehingga kawasan itu bisa turun level PPKM.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti menanggapi pemerintah yang kembali memperpanjang PPKM Jawa-Bali hingga 18 Oktober 2021, lantaran sejumlah daerah masih berada di Level 3, termasuk Surabaya.

"Ini karena aglomerasi wilayah di mana daerah di sekitar Surabaya belum memenuhi target cakupan vaksinasi sesuai kriteria. Berbeda dengan kota lain, misal Solo Raya yang sebelumnya sama dengan Surabaya di Level 3, kini sudah turun ke Level 2," kata Reni di Kota Surabaya, Rabu (6/10).

Berdasarkan asesmen Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kota Surabaya sudah masuk ke Level 1, bahkan sejak 14 September lalu. Hal itu lantaran tingkat penularan Covid-19 yang jauh melandai.

"Saya berharap Gubernur Jatim membantu utamanya memastikan dan mendorong daerah-daerah di wilayah aglomerasi Surabaya Raya agar dapat memenuhi target cakupan vaksinasinya," ujar Reni.

Menurut Reni, warga Surabaya dan pelaku usaha sangat berharap PPKM Surabaya bisa turun level, sebab dapat lebih menggerakkan sektor ekonomi. "Misalkan, saat tempat wisata, taman kota dan fasilitas umum lainnya dibuka, akan menumbuhkan pelaku usaha mikro atau sektor informal yang ada di sekitarnya, ini juga akan meningkatkan daya beli masyarakat," ujar politikus PKS itu.

Hal penting lain turunnya Surabaya Raya ke level 2, lanjut Reni, bisa memberikan optimisme warga yang telah menjalankan prokes dan pemerintah yang terus memasifkan 3T ( tracing , testing , treatment ).

"Semoga daerah-daerah sekitar Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Bangkalan, dan lainnya kasusnya kian melandai dengan cakupan vaksinasi yang tinggi, sehingga Surabaya Raya bisa sama-sama pulih dan semakin tumbuh ekonominya serta sehat warganya," kata Reni.

Artikel Asli