Setelah Klarifikasi Bupati Bima, Polda NTB Bakal Periksa Saksi Ahli

Nasional | lombokpost | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 11:01
Setelah Klarifikasi Bupati Bima, Polda NTB Bakal Periksa Saksi Ahli

MATARAM -Penyelidik Polda NTB telah menelaah laporan Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri (IDP) terkait dugaan pencemaran nama baiknya. IDP melaporkan Ketua Komisi III DPRD Bima Edy Muhlis.

Kita masih lakukan penyelidikan terhadap laporan itu, kata Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti PutuGede Ekawana Putra, Selasa (5/10).

Sebelumnya, penyelidik sudah mengklarifikasi IDP selaku pelapor, Senin (4/10) lalu. Selanjutnya mereka akan mendengarkan keterangan saksi ahli. Nanti kita panggil saksi ahli, kata Ekawana.

Sementara, pemeriksaan terhadap terlapor Edy Muhlis belum diagendakan. Penyelidik masih perlu menelaah dokumen lain. Nanti terakhir kita klarifikasi terlapor, ujarnya.

Dalam kasus tersebut, Edy Muhlis menyatakan Bupati Bima IDP diduga menerima fee proyek Rp 275 juta. Atas tuduhan tersebut, IDP membawanya ke ranah hukum. Orang nomor satu di Kabupaten Bima itu melaporkan Edy berdasarkan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ekawana belum bisa menyimpulkan apakah unsur pidana dalam laporan bupati Bima itu sudah terpenuhi atau tidak. Perlu kajian mendalam lagi. Itulah perlu kita minta keterangan saksi ahli, ujarnya.

Setelah penyelidikan klir, baru Ekawana bakal menyimpulkan unsur pidananya. Tunggu saja, ujarnya.

Sebelumnya, Dinda telah menyangkal tuduhan tersebut. Dalam keterangan pers-nya melalui penasihat hukum Imam Sofian menyatakan tuduhan tersebut tidak mendasar dan tidak ada faktanya.

Sedangkan Edy Muhlis mengatakan, pernyataan yang disampaikannya dalam kapasitas sebagai anggota dewan. (arl/r1)

Artikel Asli