Lama Menduda, Pria Asal Ampenan Ini Diduga Cabuli Sepupu

Nasional | lombokpost | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 10:16
Lama Menduda, Pria Asal Ampenan Ini Diduga Cabuli Sepupu

MATARAM -Pria berinsial M, 37 tahun, dijebloskan ke sel tahanan Polresta Mataram. Duda asal Ampenan itu diduga telah mencabuli sepupunya yang masih di bawah umur. Perbuatan tidak terpuji itu diduga dilakukan di salah satu hotel di Mataram, September lalu.

Kasus tersebut dilaporkan orang tua korban ke Polresta Mataram. Kita lakukan penyelidikan setelah orang tua korban melapor, kata Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Selasa (5/10).

Polisi telah melakukan visum luar terhadap korban. Ditemukan bukti adanya tindakan kekerasan seksual. Ada luka sobek di bagian selaput dara, bebernya.

Berdasarkan pemeriksaan, semenjak menduda M menaruh hati pada sepupunya itu. Dia pun berupaya mengambil hatinya. Sering merayu korban, ujarnya.

Nah, September lalu, M mengajak korban untuk membeli baju. Juga diberikan uang Rp 600 ribu. Setelah mendapat hati dengan bujuk rayunya, pelaku mengajak korban ke hotel, ungkapnya.

Di hotel tersebut pelaku memaksa sepupunya membuka pakaiannya. Sehingga terjadilah perbuatan tidak senonoh pelaku terhadap korban. Korban dicabuli di hotel, kata Kadek Adi.

Polisi telah mengumpulkan barang bukti berupa pakaian yang digunakan pelaku dan korban. Juga sepeda motor Suzuki Thunder yang digunakan pelaku membawa korban ke hotel. Termasuk uang Rp 600 ribu yang dijadikan sebagai iming-iming pelaku.

Saat ini, M sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat pasal 81 ayat (1) juncto pasal 76D atau Pasal 82 ayat (1) juncto pasal 76 E Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sementara M mengaku khilaf. Dia mengakui perbuatannya. Saya khilaf, kata M singkat. (arl/r1)

Artikel Asli