Cakupan Vaksinasi Lansia Rendah, Dinkes Gresik Bakal Door-to-Door

Nasional | jawapos | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 09:33
Cakupan Vaksinasi Lansia Rendah, Dinkes Gresik Bakal Door-to-Door

JawaPos.com- Cakupan vaksinasi di Gresik sejauh ini baru 67 persen. Yang menjadi sorotan, dari denominator 1.011.776 sasaran, capaian vaksinasi untuk warga lanjut usia (lansia) masih rendah. Imbasnya, PPKM di wilayah aglomerasi Surabaya Raya pun belum bisa turun ke level 2. Masih tertahan di level 3. Padahal, Surabaya sudah jauh melampaui target.

Menurut data Dinkes Pemkab Gresik, cakupan vaksinasi bagi lansia baru menyasar 50.227 orang. Jumlah itu belum ada 40 persennya. Masih rendahnya cakupan vaksinasi lansia tersebut disebabkan sejumlah faktor. Salah satunya, penyakit penyerta ketika dilakukan skrining. Namun, dinkes akan terus berupaya meningkatkan cakupan vaksinasi untuk mereka.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Pemkab Gresik Mukhibatul Khusna menyatakan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan Bupati Fandi Akhmad Yani terkait dengan strategi vaksinasi lansia. Yakni, akan diaktifkan kembali posyandu lansia dan pos binaan terpadu penyakit tidak menular (posbidu PTM). Sentra vaksinasi lansia akan dilakukan di tempat tersebut.

Kalau di tempat umum, kan kasian juga lansia harus mengantre. Nah, nanti kami sentralkan di posyandu lansia dan posbindu PTM, ucap Khusna.

Selain strategi itu, nanti vaksinasi lansia juga menyasar secara door-to-door. Saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan sasaran melalui kecamatan. Bupati sudah bilang, nanti untuk door-to-door lansia ini, akan difasilitasi mobil, katanya.

Berdasar ketentuan dalam inmendagri, wilayah yang saat ini berstatus PPKM level 3 bisa turun ke level 2 dengan beberapa syarat. Di antaranya, capaian vaksinasi dosis pertama masyarakat umum mencapai 50 persen dan 40 persen untuk golongan lansia. Lalu, untuk dapat turun ke PPKM level 1, syarat yang harus dipenuhi adalah cakupan vaksinasi dosis pertama minimal 70 persen dan vaksinasi lansia 60 persen.

Sementara itu, menurut data komite penanganan Covid dan pemulihan ekonomi nasional (KPC-PEN), cakupan vaksinasi di Gresik baru mencapai 67 persen. Namun, dari data lapangan, Gresik disebut sudah mencapai 73 persen. Banyak vaksinasi yang menyasar warga Gresik, tetapi penginputan berbeda. Sebab, pelaksana vaksinasi dilakukan lembaga di luar Gresik. Tapi, kami memacu data KPC-PEN. Gresik masih 67 persen, ucap Khusna.

Meski demikian, stok vaksin di gudang farmasi kesehatan (GFK) masih cukup banyak. Yakni, sekitar 119 ribu dosis vaksin. Kendati demikian, apabila disandingkan dengan angka denominator, jumlah stok vaksin tersebut masih kurang banyak.

Artikel Asli