19 Atlet Terpapar Covid PON Papua Tetap Digas

Nasional | rm.id | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 07:50
19 Atlet Terpapar Covid PON Papua Tetap Digas

Sebanyak 29 atlet dan ofisial yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dilaporkan terpapar Covid-19. Belum diketahui dari mana para atlet tersebut tertular virus China itu. Warganet minta Kementerian Pemuda dan Olahraga segera melakukan testing dan tracing untuk mencegah penyebaran virusnya.

Kabar atlet yang terpapar Corona itu disampaikan Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Papua, Silwanus Sumule, saat menyampaikan keterangan pers, secara virtual di Papua, kemarin.

Kata dia, hingga hari kemarin atau hari keempat, total ada 29 kasus positif Corona yang muncul di PON XX. Rinciannya 19 atlet, dan sisanya gabungan dari ofisial dan panitia.

Berdasarkan uji laboratorium, seluruh suspek tertular varian delta. Tidak ada varian lain, kata Silwanus.

Sebanyak 29 kasus itu tersebar di empat daerah tempat gelaran PON. Rinciannya, Timika 13 orang, Kabupaten Jayapura 7 orang, Kota Jayapura 6 orang, dan Kabupaten Merauke 3 orang. Semuanya (varian) delta, tidak ada varian lain, ujarnya.

Dari 29 orang yang terpapar, 1 orang dilaporkan sudah sembuh. Sisanya masih menjalani perawatan medis dan menjalankan isolasi terpusat maupun mandiri. Atlet yang terpapar Corona umumnya tanpa gejala dan hanya bergejala ringan.

Saya kira ini korelasi karena mereka sudah divaksin dua dosis, ucapnya.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito sebelumnya menyoroti Provinsi Papua yang masuk dalam lima besar kasus kematian dan kasus aktif tertinggi pada pekan ini. Tingginya jumlah kasus kematian dan aktif itu menyebabkan kondisi keterisian tempat tidur ( Bed Occupancy Rate /BOR) yang juga masih tinggi. BOR di Papua sebesar 20,52 persen.

Perlu perhatian untuk segera menurunkan BOR-nya di wilayahnya masing-masing, kata Wiku, dalam konferensi pers virtual, kemarin.

Dari 29 kasus yang ditemukan di Papua, 5 di antaranya adalah atlet asal DKI Jakarta.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, lima atlet asal Ibu Kota itu kemungkinan terpapar saat PON Papua berlangsung. Soalnya, nilai CT yang rendah mengindikasikan infeksi Corona baru saja terjadi dan terus berkembang.

Ia khawatir, atlet asal Jakarta ini tertular virus varian baru. Kita takutnya ada varian baru yang terpapar di Papua, kata dia.

Bagaimana tanggapan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali? Politisi Golkar ini memastikan gelaran PON tetap dilanjutkan. Dia menjelaskan, sudah ada cara penanganan kasus Covid-19 dalam technical meeting . Sudah diberi tahu bahwa bagi ada yang terindikasi positif langsung diisolasi, ucap Zainudin.

Dengan demikian, Zainudin menegaskan pertandingan tetap berjalan. Kan tidak mungkin satu orang mempengaruhi jalannya pertandingan, ucapnya.

Secara umum, dia menilai gelaran PON sudah berjalan baik dan menjadi contoh penyelenggaraan event olahraga di tengah pandemi. Kata dia, sudah banyak cabang olahraga yang meminta rekomendasi untuk menyelenggarakan kegiatan nasional dan internasional seperti bulutangkis, panahan, triatlon, squash, basket dan lainnya. Makanya ini sebagai momentum belajar menyelenggarakan kegiatan secara offline , tuturnya.

Kabar atlet terpapar Corona jadi perhatian warganet. Wartawan senior Ini Lubis khawatir kasus ini menular. Karena itu, ia berharap pemerintah segera melakukan testing dan pelacakan agar segera bisa dikendalikan. Tracingnya berapa lapis kontak dekat nih? cuit @unilubis . Akun @oktoS9 heran kenapa para atlet itu sampai tertular. Padahal acara PON sudah menerapkan protokol kesehatan. Kok bisa ya? ujarnya.

Akun @oshihamada berharap kasus ini segera ditangani dengan baik. Ia khawatir akan banyak atlet yang tertular. Kira-kira bakal muncul kluster baru gak ya, ucapnya.

Sementara akun @araunakefira yakin pemerintah akan segera mengendalikan. Tenang saja, semua sudah di handle. Atlet yang positif covid tidak akan pengaruhi PON Papua, tuntasnya. [BCG]

Artikel Asli