Tukang Ojek Ditembak Dua OTK di Papua, Polisi: Pelaku Masih Kita Kejar

Nasional | radartegal | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 06:00
Tukang Ojek Ditembak Dua OTK di Papua, Polisi: Pelaku Masih Kita Kejar

Kasus penembakan kembali terjadi di Papua. Kali ini menimpa seorang tukang ojek, beruntung korban berhasil menyelamatkan diri.

Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan peristiwa penembakan terhadap tukang ojek yang diketahui bernama Jusalim (48). Penembakan terjadi di Jembatan Permanen Kali Ilame, Kampung Wako Puncak.

"Pelakunya adalah dua orang tak dikenal (OTK)," katanya dalam keterangan resminya, dikutip tribratanews, Selasa (5/10).

Dijelaskannya, peristiwa terjadi,Senin (4/10) pukul 16.00 WIT. Saat itu korban Jusalim tengah mengantarkan penumpang ke daerah Distrik Gome.

"Lalu dalam perjalanan balik ke arah Ilaga, tepatnya dekat jembatan permanen di Kali Ilame Kampung Wako, korban dihentikan oleh dua orang pelaku," katanya.

Korban diminta mengantarkan salah satu dari dua pelaku kembali ke arah Gome. Setelah sampai di Gome korban kembali menjemput seorang pelaku lainnya, dan kembali mengantarnya ke Gome, tepatnya dekat jembatan permanen Gome.

"Usai menurunkan pelaku yang kedua, teman pelaku yang telah menunggu lalu menghampiri korban dari arah belakang," katanya.

Pelaku lalu mengarahkan pistol ke wajah Jusalim dan langsung menembak. Mencoba menghindar, Jusalim menolehkan kepalanya ke arah kiri.

Sehingga tembakan tersebut mengenai pipi kanan korban (rekoset) dan selanjutnya korban langsung memacu sepeda motornya ke arah Pos Raider Yonif 521 untuk meminta bantuan dan pertolongan.

"Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Ilaga untuk mendapatkan pertolongan medis dan mendapatkan penanganan medis, kondisi korban dalam keadaan sadar," ungkapnya.

Dijelaskan Mustofa Kamal, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa 1 buah helm hijau dengan nomor 085 milik korban; 1 unit sepeda motor merk Yamaha Jupiter MX Merah-Hitam.

Korban direncanakan akan dirujuk ke RSUD Mimika,Selasa (5/10), untuk mendapatkan penanganan medis di RS Mimika. Untuk pelaku saat ini kami masih melakukan pengejaran, pungkasnya. (gw/zul)

Artikel Asli