Infografis Cara Pertunangan Menurut Sunnah

Nasional | republika | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 05:30
Infografis Cara Pertunangan Menurut Sunnah

REPUBLIKA.CO.ID,

1. Pertunangan melalui keluarga wanita

Diriwayatkan bahwa 'Umar r.a. berkata, "Rasulullah meminta Hafsah menjadi istrinya, maka aku pun menyerahkannya pada beliau." (HR. Bukhari)

2. Pertunangan melalui hubungan langsung dengan wanita yang dilamar

Kitab-kitab fiqih menyebut situasi ini sebagai melamar langsung seorang wanita yang sudah akil baligh.

3. Ayah atau wali gadis itu melamar pria beretika dan beragama baik

Imam Bukhari menyebut situasi ini seorang pria menawarkan anak atau saudara perempuannya pada orang yang beriman.

4. Pria melamar wanita melalui anggota masyarakat yang lebih tua

Sahl ibn Sad as-Sa'idi meriwayatkan, "Seorang wanita mendatangi Rasulullah. Salah satu Sahabat berdiri dan berkata, 'Wahai Rasulullah! Apabila engkau tidak membutuhkannya, maka nikahkanlah dia denganku. Rasulullah bersabda, 'Pergilah, aku menikahkanmu dengan hafalan surah Alquranmu." (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Seorang wanita menawarkan dirinya pada pria beriman

Tsabit al-Banai meriwayatkan, "Aku bersama Anas ketika putrinya hadir dengannya. Anas berkata, 'Seorang wanita mendatangi Rasulullah dan berkata, 'Wahai Rasulullah, apakah engkau menghasratkan diriku (maksudnya, maukah engkau menikahiku)?' Saat mendengar itu putri Anas berkata, 'Sungguh tak tahu malu wanita itu! Hina! Hina!' Anas berkata, 'Wanita itu lebih baik darimu; dia menyukai Rasulullah jadi dia menawarkan dirinya untuk dinikahi beliau." (HR. Bukhari).

 

Pengolah: Ani Nursalikah

Sumber: Buku Pegangan Utama Fiqih Wanita oleh Majdah Amir

Artikel Asli