Dedi Mulyadi Diperiksa Dalam Sidang Suap Indramayu Sebagai Saksi

jawapos | Nasional | Published at Senin, 04 Oktober 2021 - 17:11
Dedi Mulyadi Diperiksa Dalam Sidang Suap Indramayu Sebagai Saksi

JawaPos.com Anggota DPR Dedi Mulyadi hadir dalam sidang kasus suap proyek Indramayu sebagai saksi bagi terdakwa Ade Barkah dan Siti Aisyah.

Jaksa KPKFeby Dwi dalam persidangan itu mengonfirmasi perihal dugaan adanya aliran sejumlah uang dari Ade dan Siti untuk kepentingan Dedi yang maju sebagai calon wakil gubernur Jawa Barat pada 2018.

Apakah saudara saksi pernah menerima uang dari terdakwa Siti Aisyah sebesar Rp 100 juta, kata Dwi seperti dilansir dari Antara di Pengadilan Negeri Bandung, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/10).

Tidak pernah, kata Dedi Mulyadi menjawab pertanyaan jaksa.

Jaksa menanyakan hal itu berkaitan dengan perkara Aisyah didakwa menerima uang sebesar Rp 100 juta dari terdakwa sebelumnya yakni Abdul Rozaq, untuk kepentingan partai dalam agenda Pilkada Jawa Barat. Jaksa pun menanyakan soal dugaan adanya aliran uang lain kepada Dedi Mulyadi. Mulai dari dugaan adanya kontribusi dari para anggota fraksi partai dan perihal diayang disebut mengumpulkan para anggota fraksi partai untuk melakukan sebuah pengadaan berkaitan dengan PilkadaJawa Barat.

Dari semua pertanyaan yang dilayangkan jaksa itu, Dedi mengatakan jawaban yang sama. Dia pun membantah seluruh dugaan adanya aliran uang itu yang ditanyakan jaksa.

Dedi Mulyadi hadir secara langsung di ruang persidangan sedangkan Aisyah dan Ade mengikuti persidangan secara virtual.

Setelah menjawab pertanyaan jaksa maupun pertanyaan dari kuasa hukum para terdakwa, majelis hakim pun memberi kesempatan kepada Siti dan Barkah untuk menyampaikan tanggapan atas keterangan Dedi Mulyadi.

Atas keterangan saksi itu, saksi tidak pernah menerima uang adalah keterangan yang tidak benar, kata Aisyah.

Aisyah menjelaskan, pernah diminta ke Purwakarta untuk memberikan kontribusi sebesar Rp 300 juta. Saat itu, Aisyah mengaku menemui langsung Dedi Mulyadi di ruang kerja saat menjadi bupati Purwakarta.

Selain itu, Aisyah juga menyebutkan pernah diminta untuk memberikan uang sebanyak lima kali setiap bulan dengan nominal Rp 10 juta hingga Rp 15 juta.

Usai Aisyah memberikan tanggapannya, hakim lantas memberi kesempatan kepada Dedi Mulyadiuntuk memberikan tanggapan atas keterangan Aisyah. Saya tetap bahwa saya tidak pernah meminta apapun waktu saya di Pilgub, ujar Dedi Mulyadi.

Baik keterangan saudara saksi dan terdakwa kami catat, dan nanti bakal kami nilai, kata ketua majelis hakim Surachmat.

Hakim pun memberikan kesempatan kepada Barkah selaku terdakwa lain untuk memberikan tanggapannya terkait keterangan Dedi Mulyadi. Namun Barkahtidak memberikan tanggapan apapun. Tidak ada (tanggapan) yang mulia, ucap barkah.

Dalam persidangan, hakim juga sempat membacakan keterangan BAPDedi Mulyadi yang menyebutkanAisyah mendukung Ridwan Kamil. Keterangan saudara dalam BAP yaitu saya tidak pernah meminta uang untuk pencalonan calon gubernur. Sepengetahuan saya, Siti Aisyah mendukung Ridwan Kamil, kata hakim membacakan BAP Dedi Mulyadi.

Betul, kata Dedi Mulyadi.

Artikel Asli