Malioboro Belum Pakai Peduli Lindungi, Jamin Aplikasi Lokal Sudah Selaras

radarjogja | Nasional | Published at Senin, 04 Oktober 2021 - 16:58
Malioboro Belum Pakai Peduli Lindungi, Jamin Aplikasi Lokal Sudah Selaras

RADAR JOGJA Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti memastikan tetap akan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi di kawasan Malioboro. Pernyataan ini guna menjawab belum aktifnya aplikasi ini di kawasan tersebut. Disatu sisi Pemkot Jogja menerbitkan aplikasi serupa untuk memindai pengunjung.

Haryadi menegaskan aplikasi tersebut tetap terintegrasi dengan Peduli Lindungi. Pihaknya masih menyelaraskan aplikasi miliknya dengan aplikasi milik pemerintah pusat. Sehingga data yang ditampilkan tetap sama.

Peduli Lindungi harus bisa digunakan. Kami terus development agar sistem kami bisa terintegrasi dan in line, jelasnya, Senin (4/10).

Dia mencontohkan integrasi aplikasi Peduli Lindungi dengan puskesmas di wilayah Kota Jogja. Kaitannya adalah hasil swab antigen. Hasil yang terunggah dapat langsung terakses di aplikasi Peduli Lindungi.

Hasil cek kesehatan, lanjutnya, bisa memenuhi sejumlah prasyarat. Termasuk sebagai akses perjalanan dengan moda transportasi. Sehingga dapat memudahkan warga pasca periksa kesehatan di Puskemas.

Puskemas sudah in line dengan Peduli Lindungi. Ini pentingnya agar tak sendiri-sendiri, satu sistem untuk semua, katanya.

Penyelarasan data juga bertujuan mendata mobiltas warga di Kota Jogja. Diketahui bahwa warga luar Jogja juga melakukan pemeriksaan kesehatan di Kota Jogja. Sehingga memerlukan kecepatan data hasil periksa kesehatan.

Langkah ini juga melengkapi upaya vaksinasi Covid-19. Termasuk kepada para mahasiswa luar daerah yang kuliah di Kota Jogja. Terlebih saat ini Dinkes Kota Jogja sudah melayani vaksinasi tanpa NIK wilayah.

Secara umum warga Sleman lebih dari 110 ribu vaksin di Jogja, lalu Bantul 70 ribu lebih juga sama. Belum lagi Sabtu Minggu, mahasiswa luar Jogja bisa vaksin di XT Square. Ini kalau tidak in line bisa repot, ujarnya.(Dwi)

Artikel Asli