Tidak Ada Korban di Kebakaran Pabrik Tekstil Bandung

republika | Nasional | Published at Senin, 04 Oktober 2021 - 16:44
Tidak Ada Korban di Kebakaran Pabrik Tekstil Bandung

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Kebakaran sempat melanda sebagian area gudang produksi pabrik tekstil di PT Gajah Angkasa Perkasa, Senin (4/10), sekitar pukul 08.55 WIB di Jalan Sudirman, Kelurahan Cijerah, Kota Bandung. Sekitar pukul 11.45, petugas berhasil memadamkan api dan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Kota Bandung, Yusuf Hidayat, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran di pabrik tersebut sekitar pukul 08.55 WIB. Petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 09.01 WIB.

"Tiba di lokasi petugas langsung melakukan pemadaman di area terbakar serta melakukan penyekatan untuk mengurangi perambatan," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin. Ia menuturkan, petugas membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam 44 menit untuk memadamkan api selanjutnya melakukan pendinginan.

Termasuk pendinginan pada tanki yang berisi bahan berbahaya untuk menghindari perambatan. Serta pendinginan terhadap area lainnya yang terbakar.

Yusuf mengatakan objek yang terbakar adalah gudang produksi seluas 1.000 meter persegi dengan kerugian yang belum dapat diperkirakan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan penyebab kebakaran.

"Tidak ada korban dalam kejadian ini," katanya. Ia menambahkan, total sebanyak 20 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Termasuk bantuan unit pemadam kebakaran dari Kota Cimahi.

Salah seorang warga RW 02 Kelurahan Cijerah, Dadan mengatakan peristiwa kebakaran yang melanda gudang printing pabrik PT Gajah Angkasa Perkasa terjadi kurang lebih sekitar pukul 08.45 WIB. Kebakaran melanda bagian gudang dan tempat produksi.

"Tidak ada korban, luka-luka tidak ada," ujarnya saat ditemui di lokasi. Ia mengaku tidak mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut.

Dadan melanjutkan, api yang membakar bagian gudang printing masih terjadi dan petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan. Sementara itu, para karyawan dipulangkan oleh pihak manajemen. "Api masih ada, pendinginan," katanya.

Artikel Asli