Sikat 3 Kasus Narkoba Dalam Sebulan, Polres Jakbar Diapresiasi DPR

jawapos | Nasional | Published at Senin, 04 Oktober 2021 - 15:11
Sikat 3 Kasus Narkoba Dalam Sebulan, Polres Jakbar Diapresiasi DPR

JawaPos.com Sepanjang September 2021, Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Metro Jakarta Barat berhasil menorehkan prestasi cemerlang dalam hal pemberantasan narkoba. Dimulai dari pembongkaran sebuah pabrik sabu di rumah milik WNA, mengungkap 45 kg narkotika, serta mengamankan sebuah truk lintas Jawa-Sumatera yang membawa ratusan kilogram ganja.

Terkait prestasi ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan apresiasinya. Menurut Sahroni, hal ini adalah capaian yang sangat baik yang dilakukan dalam kurun waktu satu bulan saja.

Menurut saya ini prestasi yang sangat hebat ya, karena dalam kurun waktu satu bulan saja, Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat sudah berhasil mengungkap tiga kasus sekaligus. Kasusnya juga besar, ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin (4/10).

Kasus-kasus besar itu antara lain seperti pengungkapan pabrik narkoba, keterlibatan Warga Negara Asing (WNA) dalam prduksi narkoba, hingga polisi berhasil menggagalkan peredaran narkoba lintas Sumatera-Jawa sebesar 279 kg ganja. Pencapaian ini tentu layak mendapatkan apresiasi.

Lebih lanjut, legislator Partai Nasdem juga menilai bahwa penangkapan ini menunjukkan komitmen tegas dari Polres Metro Jakarta Barat dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayahnya. Sahroni menyebut, prestasi ini tentunya patut menjadi contoh untuk kepolisian-kepolisian di daerah lain di tanah air.

Mengingat betapa berbahayanya narkoba terhadap generasi muda kita, maka saya sangat mendukung komitmen tegas Polres Jakarta Barat dalam menggagalkan berbagai upaya penyebaran barang haram tersebut, katanya.

Oleh sebab itu, Sahroni berharap daerah-daerah lain juga bisa terus menangkap para bandar narkoba. Sebab hal ini untuk melindungi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini tentunya patut menjadi contoh dan teladan bagi daerah-daerah lain dalam upaya mereka membasmi peredaran narkoba yang masih marak di Indonesia, pungkasnya.

Artikel Asli