Kerusuhan Yahukimo Tewaskan 6 Orang, PPP Minta Aparat Tangkap Pelakunya

rm.id | Nasional | Published at Senin, 04 Oktober 2021 - 13:20
Kerusuhan Yahukimo Tewaskan 6 Orang, PPP Minta Aparat Tangkap Pelakunya

Sekretaris Fraksi PPP DPR, Achmad Baidowi menyoroti kerusuhan di Distrik Dekai Yahukimo Papua yang menewaskan sedikitnya enam korban jiwa. Dia mengatakan, peristiwa ini perlu mendapatkan perhatian lebih dari aparat penegak hukum.

Apalagi kerusuhan ini berpotensi ditunggangi oleh teroris Papua yang ingin merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Dalam menangani kasus ini, aparat hukum dan keamanan juga perlu memperhatikan hal-hal sensitif agar kerusuhan tidak meluas mengingat kerusuhan pada awalnya terjadi di rumah ibadah dan dilakukan oleh kelompok tertentu," kata Awiek, sapaan akrab Baidhowi, Senin (4/10).

Dia berharap, aparat penegak hukum menuntaskan kasus ini hingga akar-akarnya, tapi dengan penuh kehati-hatian. "Tetap harus kedepankan proses hukum yang adil sehingga tidak memperluas kerusuhan pada isu SARA yang berpotensi semakin dimanfaatkan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan kelompok separatis lainnya," ujarnya.

Dia juga meminta, kepada aparat penegak hukum perlu menangkap aktor intelektual di balik kerusuhan Yahukimo ini. "Luruskan semua berita bohong atau hoaks yang sengaja dimanfaatkan kelompok tertentu untuk menyulut permusuhan dan kebencian yang diduga membuat kerusuhan ini terjadi," ungkap dia.

Menurut Anggota Komisi VI DPR itu, aparat penegak hukum dan keamanan harus bisa memberikan jaminan keamanan kepada semua warga di Distrik Dekai, agar tidak lagi ada korban berjatuhan. Tindakan tegas perlu diperlihatkan agar oknum-oknum yang sengaja menyulut kerusuhan dan mengambil keuntungan dari kondisi ini.

"Saat ini di tanah Papua sedang digelar PON XX. Jangan sampai kasus di Yahukimo mengganggu perhelatan olahraga nasional tersebut dan menciderai semangat sportifitas para atlet yang berjuang untuk meraih prestasi," jelasnya.

Sebelumnya, kericuhan antara kelompok masyarakat suku yali dan suku kimyal di Yahukimo, Papua, menewaskan 6 orang dan 41 orang terluka. Awal kericuhan itu diduga dipicu dari kematian mantan Bupati Yahukimo Abock Basup. [ UMM ]

Artikel Asli