Vaksin Moderna Mulai Diberikan ke Warga Bandung

republika | Nasional | Published at Senin, 04 Oktober 2021 - 12:45
Vaksin Moderna Mulai Diberikan ke Warga Bandung

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menyuntikkan vaksin Moderna kepada masyarakat Kota Bandung di empat rumah sakit yaitu RSUD Ujung Berung, RSKIA Bandung, RS Al-Islam dan RSHS Bandung. Vaksin Moderna yang diberikan pemerintah pusat kepada Pemerintah Kota Bandung sebanyak 4.000 dosis.

"Moderna untuk umum sudah mulai diberikan di empat rumah sakit Ujung Berung, RSKIA Kopo, Al Islam dan RSHS Bandung. Ini untuk dosis satu," ujar Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Pendopo Wali Kota Bandung, Senin (4/10).

Ia menuturkan, masing-masing rumah sakit mendapatkan 1.000 dosis vaksin yang diperuntukkan bagi masyarakat umum. Sedangkan vaksinasi bagi tenaga kesehatan memakai vaksin Moderna sudah banyak diberikan.

Pihaknya juga mendapatkan vaksin Pfizer dari pemerintah pusat. Dengan stok vaksin yang ada ditunjang dengan para vaksinator maka pihaknya yakin pada Desember vaksinasi dosis pertama bisa mencapai 100 persen.

"Kami lihat stok vaksin juga dapat tambahan terus vaksinator banyak, fasilitas kesehatan banyak berkeyakinan selama vaksin ada Desember bisa tercapai target," ungkapnya.

Yana menambahkan, pihaknya mendapatkan tambahan vaksin Sinovac sebanyak 600 ribu dosis yang diperuntukkan bagi warga berusia 12 sampai 17 tahun. Pihaknya berharap pemberian vaksinasi dapat berjalan lancar sehingga target Desember dapat tercapai dengan lancar.

"Alhamdulillah baru dapat tambahan lagi Vaksin Sinovac 600 ribu untuk percepatan usia 12 sampai 17 tahun. Mudah-mudahan percepatan pemberian vaksin bisa tuntaskan sampai Desember," katanya.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mencatat hingga Ahad (3/10) kemarin, konfirmasi aktif Covid-19 sebanyak 103 kasus, meninggal dunia 1.421 kasus. Konfirmasi sembuh 40.948 dan konfirmasi total 42.472 kasus.

Target sasaran vaksinasi di Kota Bandung mencapai 1.952.358 orang. Dosis pertama vaksin telah mencapai 1.669.348 orang atau 85.35 persen. Sedangkan untuk vaksin kedua sudah mencapai 1.134.801 orang atau 58.12 persen.

Artikel Asli