Bertemu Dekan FKUI, KSAD Bahas Kerja Sama Beasiswa

inewsid | Nasional | Published at Senin, 04 Oktober 2021 - 10:13
Bertemu Dekan FKUI, KSAD Bahas Kerja Sama Beasiswa

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima kunjungan dari Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Ari Fahrial beserta jajarannya di Mabesad, Jakarta beberapa waktu lalu. Pertemuan itu bertujuan untuk membahas beberapa bidang kerja sama antara kedua instansi.

Adapun yang dibicarakan dalam pertemuan ini meliputi kerja sama bidang pendidikan dan kesehatan, terutama dalam penanganan pandemi Covid-19.

Jadi intinya kita bertemu di sini ingin menyampaikan apa saja yang kita punya yang FKUI punya apa saja aktivitas kita sehingga ke depan kita bisa meningkatkan kerja sama yang kita lakukan selama ini, ujar Ari dalam video yang diunggah TNI AD, Senin (4/10/2021).

Terkhusus di bidang kesehatan UI dan TNI AD melalui RSPAD Gatot Soebroto telah terjalin lama dan menghasilkan banyak riset di bidang kesehatan. Potensi pengembangan kerja sama ini pun kembali dibahas untuk pengembangan vaksin dan juga sel punca.

"Saya melihat potensi yang sebenarnya hubungan ini antara kita dengan Angkatan Darat, RSPAD ini ada, tapi saya rasa perlu banyak hal yang bisa ditingkatkan, karena potensinya cukup besar," tuturnya.

Terkait kerja sama di bidang pendidikan hal ini bertujuan untuk memudahkan dan memberi fasilitas berupa beasiswa bagi personel AD yang hendak melanjutkan pendidikan spesialis, magister ataupun doktor di FKUI. Dia berharap, para perwira TNI AD bisa melanjutkan masa pendidikan di kampus yang didirikan 2 Februari 1950 ini.

"Kita punya 35 spesialis dan 6 sub spesialis, jadi kaya dokter kita disini kan dari sub spesialis. Ya mungkin kedepan kita berharap teman-teman dari spesialis-nya TNI AD bisa melanjutkan sub spesialis di tempat kita, tuturnya.

Menanggapi pemaparan dari Ari, Jenderal TNI Andika Perkasa amat mendukung beragam ajakan program kerja sama. Sebab, kebutuhan sumber daya di TNI AD khususnya bidang kesehatan sangat perlu dikembangkan.

"Pokoknya saya sih pasti mendukung, tapi kan UI juga yang akan menseleksi ya. Saya tidak bisa memaksakan," kata Andika.

Dia menjelaskan, TNI AD akan memberikan fasilitas beasiswa kepada para perwira. Namun, yang diberikan sebesar 75 persen dari total seluruh biaya kuliah.

"Saya punya uangnya, kami memberikan bantuan beasiswa. Saya tidak mau 100 persen karena apa, Saya tahu ini moral hazard (risiko moral), saya hanya bantu 75 persen jadi 25 persen uang sendiri, dengan begitu ada tanggung jawab lah, katanya.

Artikel Asli