Jelang Gelaran WSBK, RSUD NTB Mulai Pasang Peralatan Medis Medical Center Sirkuit Mandalika

suarantb | Nasional | Published at Senin, 04 Oktober 2021 - 02:44
Jelang Gelaran WSBK, RSUD NTB Mulai Pasang Peralatan Medis Medical Center Sirkuit Mandalika

Mataram (Suara NTB) Menjelang gelaran World Superbike (WSBK), 19 21 November mendatang, Tim Medis RSUD NTB mulai memasang peralatan medis di Medical Center Sirkuit Mandalika. Medical Center Sirkuit Mandalika menjadi tempat penanganan pertama pebalap jika ada yang mengalami kecelakaan sebelum dirujuk ke RSUD NTB.

Kita sudah mulai memasukkan alat-alat medis ke Medical Center Sirkuit Mandalika, ujar Tim Medis Persiapan WSBK RSUD NTB, dr. Eko Widya, Sp.EM., dikonfirmasi Suara NTB , Sabtu, 2 Oktober 2021.

Pada gelombang pertama, Tim Medis Persiapan WSBK RSUD NTB mulai memasang alat-alat medis non elektronik. Seperti bed (tempat tidur pasien), lemari penyimpanan obat, rak, tiang infus, kursi roda dan lainnya.

Setelah listrik menyala di Medical Center, barulah Tim Medis RSUD NTB akan memasukkan dan memasang peralatan medis elektronik. Seperti alat USG dan rontgen. Ditargetkan sampai tanggal 12 Oktober mendatang, semua peralatan medis di Medical Center Sirkuit Mandalika sudah terpasang.

Ini alat-alat medis non elektronik kita masukkan dulu. Kalau listrik sudah nyala, baru alat-alat medis elektronik baru kita masukkan, jelasnya.

Peralatan medis yang dipasang di Medical Center, kata dr. Eko, berstandar internasional. Sesuai dengan persyaratan Federasi Olahraga Sepeda Motor Internasional atau FIM. Ia mengatakan semua peralatan yang dibutuhkan untuk Medical Center telah disiapkan.

Alatnya sudah siap, tinggal digeser ke sini (Medical Center). Tanggal 12 sudah ready, sudah tertata, imbuhnya.

Untuk penanganan medis di Medical Center dan RSUD NTB, hampir semua tenaga medis berasal dari NTB. Kecuali untuk tenaga ahli seperti dokter spesialis emergency, RSUD NTB bersurat ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Agar dokter spesialis emergency yang berada di institusi di bawah Kemenkes agar bisa disiapkan untuk membantu dalam gelaran WSBK Mandalika. Selain itu, dokter-dokter di NTB, katanya.

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan FIM telah menunjuk RSUD NTB sebagai rumah sakit rujukan penanganan pebalap WSBK. Direktur RSUD NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M. Kes., M.H., mengatakan persiapan yang dilakukan sudah mencapai 90 persen.

Saat ini, tinggal pengerjaan pembangunan helipad yang berada di depan IGD RSUD NTB. Pembangunan helipad ditargetkan rampung pada Oktober ini.

Dokter Jack menambahkan, Kemenkes juga akan membantu NTB untuk penyiapan kendaraan ambulans standar internasional. Disebutkan, Kemenkes akan memberikan bantuan lima unit ambulans jenis mercy yang dilengkapi peralatan medis.

Kita butuh sekitar 10 ambulans di dalam sirkuit. Itu sudah lengkap peralatan medis semua, sebutnya.

H. Lalu Herman Mahaputra

Terkait dengan kesiapan RSUD NTB sebagai rumah sakit rujukan penanganan pebalap WSBK, ia mengatakan intens berkomunikasi dengan MGPA dan FIM. Prinsipnya kami sudah berdiskusi dan akan melakukan MoU terkait back up medical yang akan dilakukan di Mandalika. Tim medical ada dua, internal dan eksternal, terangnya.

Disebutkan, jumlah tenaga medis yang diterjunkan di dalam areal sirkuit sebanyak 100 orang. Sedangkan di luar sirkuit sebanyak 200 orang.

Karena selain di medical center di Sirkuit, akan digawangi tim RSUD NTB. Itu nanti dibangun posko-posko kesehatan juga. Karena di situ ada penonton dan pebalap dan kru, terangnya.

MGPA telah memastikan WSBK Mandalika akan digelar pada 19 21 November mendatang. Namun, pada 12 14 November, sudah mulai digelar kejuaraan balap internasional Idemitsu Asia Talent Cup (IATC). (nas)

Artikel Jelang Gelaran WSBK, RSUD NTB Mulai Pasang Peralatan Medis Medical Center Sirkuit Mandalika pertama kali tampil pada SuaraNTB.

Artikel Asli