Ada Napi, Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Jadi 6 Orang

Nasional | limapagi.id | Published at Rabu, 29 September 2021 - 14:10
Ada Napi, Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Jadi 6 Orang

LIMAPAGI - Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka baru terkait kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penetapan tersangka diputuskan berdasarkan gelar perkara pada Selasa, 28 September 2021.

"Hasilnya ada penambahan tiga tersangka lagi di Pasal 188 KUHP jo Pasal 55 dan 56 KUHP. Isinya tentang kealpaan yang mengakibatkan kebakaran," ungkap Yusri di Polda Metro Jaya Jakarta Selatan, Rabu, 29 September 2021.

Yusri merincikan, tersangka pertama berinisial JMN yang merupakan warga binaan atau narapidana (napi).

"JMN lalainya karena memasang instalasi listrik kabel-kabel di sana yang menyebabkan kebakaran, yang memang bukan dia ahli di bidangnya," ungkap Yusri.

Tersangka kedua, berinisial PBB yang merupakan pegawai Lapas Kelas 1 Tangerang. PBB, kata Yusri, yang menyuruh JMN untuk memasang instalasi listrik tersebut.

"Ketiga adalah saudara RS. Ini atasan langsung saudara PBB. Jabatan dia sebagai bagian umum di Lapas Kelas 1 Tangerang," beber Yusri.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan tiga tersangka yang merupakan petugas Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten. Mereka berinisial RU, S, dan Y. Ketiganya dijerat Pasal 359 KUHP terkait kealpaan.

"Total sudah ada enam yang ditetapkan sebagai tersangka. Tiga (orang) di Pasal 359 dan tiga (tersangka baru) di Pasal 188 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP, ancaman 5 tahun penjara," tutur Yusri.

Sebagai informasi, ruangan Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang terbakar pada Rabu, 8 September 2021 pukul 01.50 WIB. Api baru bisa dipadamkan pukul 03.30 WIB.

Lapas tersebut menampung 2.072 narapidana, dengan 122 di antaranya di ruangan Blok C2. Total, 49 narapidana meninggal dunia akibat peristiwa itu.

Artikel Asli