Hujan Meteor Sextantid, Diperkirakan Muncul 2 Meteor per Jam di Langit Indonesia

limapagi.id | Nasional | Published at Selasa, 28 September 2021 - 19:05
Hujan Meteor Sextantid, Diperkirakan Muncul 2 Meteor per Jam di Langit Indonesia

LIMAPAGI -- Puncak hujan meteor Sextantid terjadi hari ini atau Selasa, 28 September 2021. Fenomena ini bisa disaksikan pukul 03.30 hingga 05.00 waktu setempat dari arah timur.

Pada laman resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), diterangkan bahwa sebenarnya fenomena hujan meteor ini telah aktif sejak 27 September pada pukul 19.00 WIB, atau 20.00 Wita, atau 21.00 WIT.

Sextantid sendiri merupakan hujan meteor yang titik radiannya berada pada arah konstelasi Sextans, yakni di antara konstelasi Draco dan Leo.

Hujan meteor ini juga diperkirakan aktif sejak 9 September hingga 9 Oktober mendatang. Meteor Sextantid ini terbentuk dari sisa debu asteroid 2005 UD.

Dengan intensitas maksimum, saat titik radian berada di zenit sebesar 5 meteor per jam. Mengingat bahwa ketinggian titik radian berada di Indonesia, yakni berkisar 24 25 derajat, maka intensitas maksimum meteor melintas hanya 2 meteor per jam di langit Indonesia.

Kelajuan hujan meteor ini mencapai 115.200 km/jam. Sextantid dapat disaksikan dengan mata telanjang selama cuaca cerah dan langit dalam keadaan bersih, serta bebas polusi cahaya.

Hujan meteor ini juga dapat disaksikan ketika siang hari, dengan titik radian berkulminasi sekitar pukul 09.30 waktu setempat, dan terbenam sekitar pukul 15.30 waktu setempat.

Artikel Asli