Loading...
Loading…
10.917 KK di Balikpapan Terdampak Corona Segera Terima BLT

10.917 KK di Balikpapan Terdampak Corona Segera Terima BLT

Nasional | okezone | Rabu, 29 April 2020 - 09:15

BALIKPAPAN Sebanyak 10.917 kepala keluarga kurang mampu di Kota Balikpapan akan mendapat bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah pusat Rp600 ribu setiap bulannya selama 3 bulan. Mekanisme pembagian bantuan akan dibagi langsung tanpa melalui transfer di tengah pandemi virus corona (covid-19).

"Ya tadi Kantor Pos Balikpapan sudah datang ke saya melaporkan persiapan penyerahan BLT. Sebanyak 10.917 KK itu data terpadu kesejahteraan. Mereka terima cukup besar Rp600 ribu per bulan dan diterima selama 3 bulan," ungkap Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Selasa 28 April 2020.

Ia mengatakan pihak Kantor Pos bersama Pemerintah Kota Balikpapan sedang merapatkan metode penyerahan BLT untuk menghindari warga berkumpul. Metode pembagiannya kemungkinan pengambilannya melalui Kantor Pos Pusat maupun Kantor Pembantu, termasuk lewat kecamatan ataupun kelurahan.

"Tadi koordinasi model penyerahannya karena kan jangan sampai berkumpul mereka, juga akan konsultasi kepada camat dan lurah. Nanti dibuat titik pengambilannya, karena itu kan langsung diserahkan tanpa melalui transfer rekening," jelasnya.

Sementara bantuan sembako hingga kini sudah mencapai 60 ribu KK yang terdata. Mereka yang mengajukan adalah warga terdampak covid-19, mulai di-PHK, dirumahkan, hingga pekerja formal maupun informal.

"Ini berlanjut lagi pembagian sembakonya, tapi masih persiapan karena kan banyak. Ini yang masuk sekarang ini hampir 60 ribu KK. Ya data terbaru, ada yang tahap I, ada yang tahap II," terangnya.

Dikarenakan jumlahnya yang melonjak, jelas dia, Pemkot Balikpapan akan menyaring sehingga pihak yang benar-benar menerima bantuan adalah warga yang terdampak.

"Ini lagi disaring. Makanya kalau saring 60 ribu enggak gampang ini," jelasnya.

Ia mengatakan pensiunan PNS tidak dimasukkan ke daftar penerima bantuan sembako meskipun ada yang memasukkan data itu di tingkat bawah.

"Pensiunan PNS saya enggak tahu, tapi mungkin enggak. Karena dia kan masih terima gaji, meski enggak besar. Ini kan masih disaring datanya karena jumlahnya ada 60 ribu KK, jadi masih bertahap," tutupnya.

Original Source

Topik Menarik