Lima Tahanan Diperiksa sebagai Saksi Kasus Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang

Nasional | limapagi.id | Published at Rabu, 22 September 2021 - 18:30
Lima Tahanan Diperiksa sebagai Saksi Kasus Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang

LIMAPAGI - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya melakukan pemeriksaan tambahan terhadap enam orang sebagai saksi kasus kebakaran Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Banten yang menewaskan 49 narapidana, Rabu, 22 September 2021.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes) Yusri Yunus menuturkan lima dari enam saksi tersebut adalah tahanan Lapas Kelas 1 Tangerang yang berada di blok C2.

"Ada pemanggilan untuk BAP tambahan terhadap saksi dengan inisial JMN untuk dipanggil ulang dan BAP saksi dari tahanan Lapas berjumlah lima orang yang juga kami panggil," kata Yusri pada Rabu, 22 September 2021.

Ia menjelaskan setelah penetapan tersangka terhadap tiga petugas Lapas Kelas 1 Tangerang, saat ini penyidik tengah berkoordinasi dengan ahli pidana.

Karena, ketiga tersangka diduga melanggar Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berbunyi: barangsiapa karena kelalaiannya menyebabkan orang lain mati, dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun penjara.

"Sementara untuk Pasal 187 dan 188 KUHP kita masih butuh alat-alat bukti lain untuk membuat terang perkara," ucapnya.

Tiga orang petugas ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten pada Rabu, 8 September 2021.

Masing-masing inisial ketiga petugas Lapas Kelas 1 Tangerang tersebut adalah RU, S, dan Y. Ketiganya disangkakan melanggar Pasal 359 KUHP yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia.

Artikel Asli