Loading...
Loading…
Golkar Prihatin, Vaksinasi di Lampung Baru 16,24 Persen dari Target 14,6 Juta Penduduk

Golkar Prihatin, Vaksinasi di Lampung Baru 16,24 Persen dari Target 14,6 Juta Penduduk

Nasional | lampung.rilis.id | Rabu, 22 September 2021 - 15:10

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar berkomitmen membantu Pemprov Lampung mempercepat vaksinasi dengan menyalurkan sedikitnya 46 ribu dosis.

Sekretaris Jenderal (Sejken) DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus menerangkan, tingkat vaksinasi di Lampung sangat rendah.

Dari target 14.614.497 dosis, yang divaksin baru terealisasi 2.374.850 dosis, artinya baru 16,24 persen.

"Ini yang menjadi pertimbangan Partai Golkar agar Target sebesar 70 persen dari jumlah penduduk provinsi Lampung bisa tercapai," ungkapnya usai meninjau vaksinasi di gedung DPD I Golkar Lampung, Rabu (22/9/2021).

Anggota DPR RI Dapil I Lampung ini menerangkan, pihaknya akan mengejar program kemitraan antara DPR RI dengan Kementerian Kesehatan.

Tetapi untuk saat ini, pihaknya baru akan menargetkan 25 persen dari total jumlah penduduk di Lampung.

Lodewijk menerangkan, di Provinsi Lampung ada empat daerah yang memiliki jumlah penduduk besar termasuk Bandarlampung.

Maka untuk mengejar target 25 persen itu, dibutuhkan sedikitnya 241 ribu dosis vaksin.

"Jadi yang kami lakukan, hari ini sudah disalurkan 1000 dosis, kemudian DPD Lampung mengajukan 10 ribu ke DPP, dan itu sudah ada di tangan," paparnya.

Kemudian nanti ada tambahan dari program kemitraan sebanyak 35 ribu dosis vaksin sehingga total ada 46 ribu dosis.

Lodewijk juga mengatakan, 46 ribu dosis tersebut di luar dari yang dimiliki pemerintah daerah. Ini khusus dari Golkar yang akan disebar di 15 kabupaten/kota.

Dia juga meminta, seluruh ketua DPD II Golkar di 15 kabupaten/kota, untuk mendata dan memprioritaskan vaksinasi anak-anak sekolah. Pasalnya saat ini sudah mulai dilakukan Pembelajaran Tatap muka (PTM).

"Sehingga ketika anak sekolah bisa pergi dan pulang tanpa ada kekhawatiran. Karena ini sudah terlalu lama sekolah daring," kata dia. (*)

Original Source

Topik Menarik