Erick Thohir: Holding Ultra Mikro Jalan Kemudahan Bagi UMKM

Nasional | republika | Published at Selasa, 21 September 2021 - 14:04
Erick Thohir: Holding Ultra Mikro Jalan Kemudahan Bagi UMKM

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, BUMN telah membentuk holding ultra mikro yang terdiri atas BRI, PNM, dan Pegadaian. Erick menyebut 30 juta dari total 57 juta pelaku UMKM belum mendapatkan akses perbankan.

Erick menilai holding ultra mikro menjadi jawaban dalam memberikan kemudahan bagi UMKM dalam mengakses perbankan. "Sehingga ada pendanaan yang mudah bagi UMKM dan juga tingkat bunganya turun," ungkap Erick saat peresmian pabrik industri baja PT Krakatau Steel di Kota Cilegon, Banten, Selasa (21/9).

Erick menyampaikan nasabah program Mekaar PNM saat ini sudah mencapai 10,8 juta nasabah atau lebih besar ketimbang jumlah nasabah Grameen Bank di Bangladesh yang sebesar 9,1 juta nasabah. Erick menilai holding ultra mikro menjadi kekuatan dalam meningkatkan porsi kredit untuk UMKM sebesar 30 persen seperti arahan Presiden.

Sebelumnya pada pekan lalu, holdingultramikro melibatkan tiga BUMN yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atauPNMresmi terbentuk. Hal ini seiring dilakukannya penandatanganan Akta Inbreng saham pemerintah pada Pegadaian dan PNM sebagaipenyertaan modal negarakepadaBRIselaku induk holdingdi Jakarta, Senin (13/9).

Holding ini memproyeksikan fase-fase pada nasabah. Pertama adalah fase integrate , saat nasabahPNMsudah menjadilayakdengan kapasitas bisnis yang meningkat, dapat ditawarkan produk ultra mikroBRIdan Pegadaian. Tujuan akhir dalam ekosistem ultra kikro ini adalahfase upgrade , yang mana nasabah ultra mikro telah berkembang menjadi pengusaha dengan kapasitas bisnis yang lebih matang dan siap naik kelas ke segmen mikro.

Artikel Asli