PKB Minta Aparat Jamin Keamanan Penceramah

Nasional | republika | Published at Selasa, 21 September 2021 - 13:55
PKB Minta Aparat Jamin Keamanan Penceramah

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menanggapi peristiwa penyerangan terhadap Ustaz Abu Syahid Chaniago yang sedang berceramah di Masjid Baitus Syakur, Batam, Kepulauan Riau. PKB meminta, aparat keamanan menjamin keselamatan penceramah yang tengah melakukan tugasnya.

Sekjen PKB Hasanuddin Wahid mendapati informasi, bahwa pelaku penyerangan ialah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Dia menganggap, peristiwa ini mesti jadi pemantik penguatan keamanan terhadap para penceramah.

"Yang menyerang itu ODGJ. Tugas aparat melindungi dan menghadirkan rasa aman kepada semua penceramah, muballigh maupun jamaah dalam menjalankan kegiatan keagamaan," kata pria yang akrab disapa Cak Udin itu kepada Republika , Selasa (21/9).

Cak Udin menyinggung, keselamatan penceramah dari segala agama yang diakui di Indonesia wajib dijamin oleh TNI, Polri maupun satpam setempat.

"Hal ini juga berlaku untuk semua penceramah dan jamaah dari agama apapun," lanjut anggota DPR RI tersebut.

Cak Udin memandang, penyerangan terhadap pemuka agama sudah sepatutnya mendapat hukuman yang setimpal. Sebab tindakan itu bertentangan dengan nilai kemanusiaan.

"Segala bentuk penyerangan kepada ulama adalah perbuatan yang tidak dapat ditolerir. Ini bertentangan dengan hukum dan kemanusiaan," ujar Cak Udin.

Selain itu, Cak Udin mengimbau masyarakat yang tengah menjalankan aktivitas keagamaan agar meningkatkan kewaspadaan. Hal ini guna mencegah insiden serupa terulang.

"Kepada umat agar tetap tenang dan beraktifitas keagamaan seperti biasa, hanya perlu saling menjaga dan berhati-hati kepada orang yang mencurigakan di tengah aktifitas keagamaan," ucap Cak Udin.

Sebelumnya, beredar video di Youtube seorang ustaz yang sedang berceramah di masjid diserang oleh seorang pria. Dalam deskripsinya, disebutkan Ustaz Chaniago adalah seorang penceramah di Batam. Kejadian penyerangan itu terjadi pada Senin (20/9).

Dalam video tersebut, terlihat ketika sang ustadz sedang berceramah di hadapan jamaah, ada seorang pria tidak berpeci dan memakai celana jeans dan kemeja agak gelap, berlari ke arah ustaz Chaniago.

Dia berusaha untuk memukul ustadz. Namun, sang ustadz telah melihat orang itu sehingga tampak sang ustaz menghindar. Hingga saat ini, pelaku penyerangan dikabarkan sudah ditangkap oleh kepolisian.

Artikel Asli