Kondisi Darurat Covid-19, Singapura Kehabisan Stok Alat Tes Antigen

Nasional | jawapos | Published at Selasa, 21 September 2021 - 13:30
Kondisi Darurat Covid-19, Singapura Kehabisan Stok Alat Tes Antigen

JawaPos.com Situasi darurat Covid-19 di Singapura membuat negara itu kekurangan kit tes cepat antigen (ART). Sejumlah konsumen mengeluhkan sulitnya mendapatkan alat tes antigen di beberapa apotek dan pengecer. Sejumlah apotek juga melaporkan bahwa stok telah terjual habis di tengah lonjakan kasus Covid-19.

Hanya saja, distributor menegaskan tidak ada alasan untuk panik membeli kit, sebab stok tersedia secara lokal. Sedikitnya enam pengecer di Toa Payoh Central, VivoCity dan Bukit Panjang telah kehabisan ART kit seperti laporan The Straits Times. Permintaan alat tes telah meningkat hampir lima kali lipat dalam beberapa pekan terakhir.

Sementara itu, distributor farmasi menegaskan bahwa stok cukup. Direktur perusahaan farmasi Unison Collaborative, Wayne Yap, mengatakan ada stok yang cukup di gudangnya untuk memenuhi pesanan kit ART. Perusahaan mendistribusikan alat uji Abbott Panbio.

Permintaan akan stok sangat tinggi untuk beberapa waktu sekarang dan kami bekerja untuk mengisi kembali stok. Gerai ritel yang bekerja sama dengan kami terus mengisi stok, katanya.

Beberapa paket ART kit juga akan dihapus dari daftar pre-order dan segera tersedia untuk pembelian segera, tambahnya.

Direktur pelaksana SPD Scientific, Jes Lim, distributor lain, mengatakan bahwa permintaan alat tes ART telah meningkat berkali-kali selama seminggu terakhir. Perusahaan juga bekerja sama dengan produsen untuk memenuhi lonjakan permintaan yang diharapkan dalam beberapa minggu mendatang.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Singapura pada pekan lalu mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan 100 mesin penjual otomatis ke 56 lokasi. Ketika ditanya tentang tingkat stok alat tes ART yang habis di apotek lokal, direktur layanan medis Singapura Kenneth Mak mengatakan hal itu terkendala pada masalah pasokan, distribusi, dan alokasi.

Lonjakan permintaan perangkat ART terjadi setelah Singapura meningkatkan upaya pengujian mandiri untuk mengurangi risiko penularan saat orang pergi bekerja dan berkumpul. Pembeli hanya dapat membeli hingga 10 kit setiap kali tes kit tersedia di apotek ritel pada Juni.

Kit tersebut juga dibagikan kepada siswa pra-sekolah dan sekolah dasar untuk mereka uji sendiri sebelum kembali ke sekolah setelah liburan sekolah bulan September. Alat tes juga dibagikan di masyarakat sebagai bagian dari langkah-langkah untuk memperlambat penyebaran Covid-19 di komunitas.

Artikel Asli