Polisi: Ditemukan Jelaga di Tenggorokan dan CO2 di Darah Korban Lapas Tangerang

Nasional | limapagi.id | Published at Selasa, 21 September 2021 - 07:00
Polisi: Ditemukan Jelaga di Tenggorokan dan CO2 di Darah Korban Lapas Tangerang

LIMAPAGI - Polda Metro Jaya masih terus mendalami dugaan unsur kelalaian dalam kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten. Saat ini mereka juga telah menetapkan tiga orang pegawai Lapas sebagai tersangka.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat menerangkan pihaknya masih mendalami dugaan unsur lain dalam Pasal 187 dan Pasal 188 untuk mengungkap kasus ini.

"Untuk Pasal 187 dan atau Pasal 188 KUHP masih dibutuhkan alat bukti lain. Insya Allah minggu ini kita selesaikan," kata Tubagus, dikutip dari keterangannya, Selasa 21 September 2021.

Tubagus menjelaskan, berdasarkan unsur Pasal 359, penyidik nantinya akan melanjutkan dengan melihat rangkaian peristiwa kebakaran dan standar operasi yang ditetapkan guna mengetahui ada tidaknya kelalaian dalam peristiwa naas yang menewaskan 49 orang warga binaan tersebut.

"Dalam Pasal 359, objeknya meninggalnya seseorang. Berdasarkan hasil visum dan keterangan ahli ada beberapa tanda pada korban seperti ditemukan jelaga di tenggorokan hingga kandungan CO2 di dalam darah. Itu artinya meninggal karena terbakar," terangnya.

"Dari rangkaian peristiwa tersebut nanti disesuaikan dengan SOP yang berlaku. Jika tidak sesuai SOP dan pelaksanaan, itu dapat dijadikan sebagai bukti kelalaian," imbuhnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan tiga orang sebagai tersangka atas kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten yang terjadi pada Rabu 8 September 2021 lalu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, penetapan tiga tersangka tersebut dilakukan usai penyidik melakukan gelar perkara. Yusri menyebut, tiga orang tersangka itu di antaranya petugas Lapas dengan inisial RU, S, dan Y.

Artikel Asli