Bogor Bentuk Tim Pemburu Vaksinasi

Nasional | koran-jakarta.com | Published at Selasa, 21 September 2021 - 06:35
Bogor Bentuk Tim Pemburu Vaksinasi

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Kesatuan TNI dan Kepolisian Resor Kota Bogor bersinergi membentuk Tim Pemburu Vaksinasi untuk mempercepat pemenuhan target 100 persen warga yang menjadi sasaran vaksinasi dosis 1 di akhir September 2021.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor saat memberi sambutan pada apel sinergitas di Mapolresta Bogor, Senin (20/9), menyerukan tim memburu warga yang belum menjalani vaksinasi secara preventif dan humanis.

Keunikan Tim Pemburu Vaksinasi Kota Bogor ini adalah merupakan wanita dari berbagai unsur di Pemkot Bogor, yakni srikandi Satpol PP Kota Bogor, karyawati dinas perhubungan, polwan, Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), dan Wanita Angkatan Udara (Wara).

Tim Pemburu Vaksinasi juga melibatkan camat, lurah, RW, dan RT di tempat tinggal warga agar lebih gencar mendata warganya dan berkoordinasi dengan tim karena tim tidak akan bisa bergerak sendiri. "Saya yakin akan bisa menembus, titik-titik yang dituju," ujar Bima Arya.

Total jumlah warga Bogor yang menjadi sasaran vaksinasi sebanyak 819.444 orang. Pembentukan tim ini, kata Bima, untuk lebih memaksimalkan capaian vaksinasi yang kini di Kota Bogor telah mencapai hampir 80 persen.

Namun, untuk terus melaju melewati target minimal 90 persen, kata Wali Kota Bogor, pada bulan September ini tim Satgas Covid-19 maupun tim pemburu vaksin perlu lebih bekerja keras.

Ia menyebutkan target jumlah warga makin berkurang. Akan tetapi, tantangan menghadapi warga yang belum divaksin tentu lebih besar.

Menerjunkan pertugas gabungan wanita, menurut dia, salah satu strategi Pemerintah Kota Bogor agar warga lebih terbuka menerima penjelasan pentingnya vaksinasi.

Ada tiga tugas pokok yang diemban tim, yaitu ketepatan strategi sasaran, waktu dan tempat bagi tim pemburu agar warga mau ikut vaksinasi yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bogor.

Dengan Tim Pemburu Vaksinasi dia berharap angka target vaksinasi bisa mencapai 12.000 sampai 15.000 orang per hari dari kapasitas yang tersedia 23.000. "Apabila bekerja keras, insyaallah, target itu tercapai," ujarnya.

Datangi Warga

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa Tim Pemburu Vaksinasi siap mendatangi warga hingga ke wilayah yang masih rendah tingkat capaian vaksinasi.

Tim akan menyasar ke semua jenjang umur yang telah diwajibkan vaksinasi, seperti anak usia 12 tahun hingga lansia.

Sementara itu, Pemkot Bogor akan mendorong subsidi silang bantuan pembiayaan sekolah bagi siswa yang menghadapi masalah ekonomi akibat orang tuanya meninggal dunia terinfeksi Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Hanafi mengatakan, perlu ada rumusan untuk mempertahankan wajib belajar 12 tahun, agar tidak ada siswa putus sekolah, khususnya soal biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.

Ia mengatakan Wali Kota Bogor Bima Arya telah meminta perumusan langkah-langkah untuk menyelamatkan masa depan sekolah siswa-siswa tersebut melalui subsidi silang. Beberapa dasar yang melatarbelakangi ide subsidi silang tersebut, ada dana BOS yang bisa diatur alokasinya, komunikasi antara pihak sekolah dengan komite sekolah masing-masing terhadap bantuan orang tua yang mampu.

Artikel Asli