Plt Gubernur Sulsel Jadi Keynote Speaker, Webinar Online Forkeis Diikuti 170 Peserta

rakyatku | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 14:01
Plt Gubernur Sulsel Jadi Keynote Speaker, Webinar Online Forkeis Diikuti 170 Peserta

RAKYATKU.COM -- Forum Kajian Ekonomi Syariah (Forkeis) mengadakan grand opening yang dirangkaian dengan peluncuran majalah Informasi Ekonomi Syariah (INFES) edisi ke-2 dan webinar nasional, Kamis (16/9/2021).

Acara ini berlangsung via zoom. Dibuka Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar, Prof Dr Hj Abustani Ilyas, MAg.

"Semoga kegiatan Forkeis Celebration ini dapat berjalan dengan lancar. Sebagaimana tema dari Forkeis Celebration itu sendiri 'Forkeis Berkarya Ekonomi Syariah Terjaga', kata Prof Abustani dalam sambutannya.

Kegiatan ini menghadirkan keynote speaker, pelaksana tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Setelah opening, dilanjutkan peluncuran Majalah INFES edisi 2, "Gelap Terang Ekonomi; Refleksi Ekonomi Syariah di Masa Pandemi".

Majalah INFES ini majalah kedua yang diterbitkan Forkeis. Majalah ini tidak hanya tersedia dalam bentuk cetak, tetapi juga dalam bentuk digital.

"Semoga majalah ini dapat menjadi wadah untuk merangkum dan mengembangkan keilmuan serta keterampilan dari tangan-tangan ajaib para kader dan seluruh anggota Forkeis," ujar Dr Amiruddin K, MEI selaku dewan pembina Forkeis.

Rangkaian acara lain yang sangat menarik perhatian para peserta adalah webinar nasional dengan mengusung tema "Digital Transformation of the Sharia Economy as a Pillar of National Economic Health".

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bondan Kusuma dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua. Ada juga Muhammad Rezha dari Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan dan Bayu Taufiq Possumah, MA, PhD, senior lecture at School of Social and Economic Development, University Malaysia Trengganu.

Acara ini terbuka umum dan diikuti 170 peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan serta literasi para audiens terkait dengan masalah-masalah ekonomi serta bagaimana pemulihan ekonomi setelah menghadapi pandemi Covid-19. (Laporan: Anisa Lusiana)

Artikel Asli