PUG Resmi Dibuka, Wabup Jeneponto Ingatkan Peserta Patuhi Prokes

sulselsatu.com | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 15:26
PUG Resmi Dibuka, Wabup Jeneponto Ingatkan Peserta Patuhi Prokes

SULSELSATU.com, Jeneponto Pemerintah Kabupaten Jeneponto berupaya mendorong strategi dalam memperkuat pemberdayaan perempuan disektor publik dan privat, Kamis (16/9/2021)

Hal tersebut disampaikan wakil Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir saat membuka acara pendampingan Mentoring pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) bagi perangkat daerah Kabupaten kota tahun 2021 di aula Kantor Bupati Jeneponto, Jl. Lanto dg Pasewang.

Menurut Paris, Upaya pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam mendorong kesetaraan gender tersebut dapat dilihat dari keterwakilan perempuan yang mengisi jabatan strategis di pemerintahan.

Alhamdulillah untuk Kabupaten Jeneponto ini dari 44 OPD sebanyak 6 orang keterwakilan perempuan yang mengisi jabatan strategis yaitu selaku kepala dinas,ujar H. Paris Yasir

Paris Yasir mengapresiasi penunjukan Jeneponto sebagai tuan rumah sebagai pelaksana. Dia mengingatkan agar kegiatan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Turut hadir Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Jeneponto Hj. Farida, Sekretaris DP3A,Kabid dan Kasi di lingkup dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Pendampingan Mentoring pelaksanaan pengarusutamaan gender bagi perangkat daerah kabupaten/kota tersebut dilaksanakan selama 2 hari kedepan yakni 16 sampai 17 September 2021.

Sebanyak 4 Kabupaten yang ikut dalam kegiatan ini, yakni Selayar, Sinjai, Takalar dan Jeneponto selaku tuan rumah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A) Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Fitriah Zainuddin dalam sambutan mengatakan, sebagai upaya membangun kesetaraan gender, pemerintah telah mengeluarkan strategi pembangunan yang dikenal dengan istilah Pengarusutamaan Gender (PUG)

Istilah PUG kata Dr. Fitriah Zainuddin adalah strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan isu gender menjadi suatu isu integral dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pemantauan dan evaluasi atas kebijakan program yang tepat

Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan menuju kesetaraan gender adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa ditawar lagi, semua sektor pembangunan baik pusat maupun daerah, harus memberikan perhatian dan dukungannyategas Dr. Fitriah

Artikel Asli