Vaksinasi Tuntas 2021, Pariwisata Pulih 2022

jawapos | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 15:22
Vaksinasi Tuntas 2021, Pariwisata Pulih 2022

JawaPos.com Seiring dengan target penuntasan vaksinasi Covid-19 pada akhir tahun ini, Wakil Presiden Maruf Amin berharap pariwisata Indonesia bisa berangsur pulih mulai tahun depan. Harapan itu disampaikan Maruf dalam Global Tourism Forum (GTF) 2021 di Jakarta kemarin (15/9).

Maruf mengungkapkan, akibat pandemi Covid-19, pariwisata Indonesia sangat terpukul. Khususnya merujuk pada tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Untuk Indonesia, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2020 hanya 4,02 juta kunjungan, katanya.

Jumlah tersebut turun drastis apabila dibandingkan dengan kunjungan wisman pada 2019. Maruf menyatakan, berdasar data pemerintah, kunjungan wisman pada 2019 tercatat sebanyak 16,11 juta. Dengan kata lain turun sekitar 75 persen dibandingkan periode 2019.

Menurut Maruf, turunnya kunjungan wisman tidak hanya terjadi di Indonesia. Data dari UNWTO menyebutkan, jumlah wisatawan internasional menurun 74 persen secara global akibat pandemi. Dampaknya, terjadi kehilangan potensi pendapatan dari sektor pariwisata sebesar USD 1,3 triliun. Selain itu, ada 100 juta sampai 120 juta pekerja pariwisata yang kehilangan pekerjaan.

Wilayah Asia dan Pasifik mengalami penurunan (pariwisata, Red) paling drastis, yaitu mencapai 84 persen, katanya. Seiring dengan meredanya kasus Covid-19 dan tingginya tingkat vaksinasi, Maruf berharap pariwisata Indonesia bisa kembali pulih.

Wakil presiden mengatakan, pemulihan pariwisata tahun ini tetap diprioritaskan pada aspek kesehatan dan keselamatan masyarakat. Pariwisata kembali dibuka dengan protokol kesehatan yang ketat. Dia juga menjelaskan, tingkat vaksinasi Covid-19 bisa pula menjadi pemacu kembalinya denyut pariwisata. Pemerintah berupaya mengejar target herd immunity pada akhir 2021 ini. Dengan target 77 persen atau sekitar 208 juta penduduk Indonesia sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis lengkap.

Maruf juga menyampaikan, pandemi Covid-19 mengubah tren pariwisata atau wisatawan. Setelah ada pandemi ini, destinasi wisata yang jadi jujukan adalah alam terbuka yang tidak terlalu ramai pengunjung. Selain itu, wisatawan lebih memperhatikan faktor kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian atau 4K.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menambahkan, pariwisata Indonesia sedang bersiap kembali dibuka. Pemerintah menetapkan sejumlah daerah sebagai percontohan pembukaan destinasi pariwisata. Khususnya untuk kedatangan turis asing.

Bali, Bintan, dan Batam akan terus dilanjutkan untuk persiapan pilot project pembukaan pariwisata, ucapnya. Dalam waktu dekat, pariwisata Indonesia akan dibuka. Dengan tetap memperhatikan keamanan dan kesehatan wisatawan. Termasuk memantau perkembangan kasus Covid-19, vaksinasi, pengujian, dan pelacakan kasus Covid-19.

Artikel Asli