Mendagri Tolak Usulan KPU Minta Pemilu 2024 Digelar Februari

limapagi.id | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 14:40
Mendagri Tolak Usulan KPU Minta Pemilu 2024 Digelar Februari

LIMAPAGI - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menolak usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang ingin Pemilu 2024 digelar pada Februari 2024.

Tito pun berpendapat penyelenggaraan Pemilu 2024 sebaiknya tetap dilakukan pada April. Dia merujuk pelaksanaan pemilu-pemilu pada periode sebelumnya.

"Kami mengusulkan pemungutan suara Pemilu 2024 dilaksanakan April seperti tahun-tahun sebelumnya, atau kalau masih memungkinkan Mei 2024," tutur Tito dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR, Kamis, 16 September 2021.

Jika Pemilu 2024 digelar Februari, tahapan terkait pemungutan suara pun wajib dimajukan 20 bulan sebelum hari H. Situasi demikian bakal menimbulkan polarisasi di masyarakat, hingga stabilitas politik.

"Juga keamanan, eksekusi program pemerintah daerah dan lain-lain. Bukan hanya pusat, tetapi juga daerah karena semua terdampak," tutur Tito.

Tito pun meminta agar penentuan waktu pemungutan waktu 2024 diputuskan dalam rapat kerja, bersama Komisi II. Para penyelenggara juga turut dihadirkan dalam rapat berikutnya.

"Ini memerlukan exercise secara detail," ujar Tito.

Adapun terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2024, Tito tidak mempersoalkan usulan jadwal 27 November 2024. Alasannya karena sesuai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, mengharuskan Pilkada 2024 digelar pada November.

"Tidak menjadi masalah dan mendukung," tutur Tito.

Artikel Asli