Santri Tutup Kuping Dengar Musik, Komisi VIII DPR: Mereka Penghafal Alquran, Jangan Melabeli Radikal

inewsid | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 13:57
Santri Tutup Kuping Dengar Musik, Komisi VIII DPR: Mereka Penghafal Alquran, Jangan Melabeli Radikal

JAKARTA, iNews.id - Sikap para santri dinilai wajar menutup kuping saat mendengar musik. Sikap tersebut dinilai sebagai upaya untuk menjaga hafalan Alquran.

Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mengatakan, menjaga hafalan Alquran bukan sesuatu yang mudah. Semua pihak diminta menghargai sikap para santri tidak ingin suara musik memengaruhi konsentrasinya untuk menjadi penghafal Alquran.

Jangan gampang melabeli orang lain radikal. Mereka santri penghafal Alquran. Wajar saja jika ingin memilih fokus pada hafalannya dan tidak mau mendengar musik. Itu hak mereka, kata Yandri kepada wartawan, Kamis (16/9/2021).

Menurutnya, sikap para santri itu tidak perlu diributkan. Apalagi, lanjut dia sampai menuduh radikal. Dia menilai, seharusnya sikap para santri dihargai karena telah bersedia mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19.

Sudah bagus para santri ini mau divaksin. Itu sikap dari pondok, pengasuh dan para santrinya yang luar biasa. Soal tidak mau mendengarkan musik, boleh saja. Mereka tidak merugikan siapapun, tidak melanggar hukum, ucapnya.

Sebelumnya viral di media sosial video para santri Mahad Tahfidz Al-qur'an yang menutup kuping secara bersama-sama di acara vaksinasi. Mereka sembari menunggu antrean vaksin diperdengarkan musik oleh panitia.

Video tersebut menimbulkan polemik, seperti unggahan Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Diaz Hendropriyono yang bernada sinis pada sikap para santri.

Artikel Asli