Menkumham Yasonna Terbitkan Aturan, WNA Boleh Masuk Kembali ke Indonesia

limapagi.id | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 13:05
Menkumham Yasonna Terbitkan Aturan, WNA Boleh Masuk Kembali ke Indonesia

LIMAPAGI - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly, menerbitkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 34 Tahun 2021.

Aturan itu tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian Dalam Masa Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional pada Rabu, 15 September 2021.

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Arya Pradhana Anggakara mengatakan, dengan diterbitkannya peraturan tersebut, pembatasan masuknya arang asing ke Indonesia berdasarkan Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 dinyatakan tidak berlaku.

Sebelumnya, pada Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 dinyatakan bahwa arang asing pemegang visa tidak dapat memasuki wilayah Indonesia, terkecuali visa dinas dan visa diplomatik," kata Angga dilansir dari laman resmi Imigrasi, Kamis, 16 September 2021.

"Sementara itu, Permenkumham Nomor 34 Tahun 2021 membuka kembali akses masuk ke Indonesia bagi orang asing pemegang visa kunjungan dan visa tinggal terbatas yang masih berlaku," katanya lagi.

Angga menjelaskan, subjek lainnya yang kini diberikan izin memasuki wilayah Indonesia meliputi orang asing pemegang izin tinggal dinas, izin tinggal diplomatik, izin tinggal terbatas, izin tinggal tetap, pemegang kartu perjalanan pebisnis (KPP) APEC, awak alat angkut yang datang bersama dengan alat angkutnya, serta pelintas batas tradisional.

Subjek-subjek tersebut dapat memasuki wilayah Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) tertentu, setelah memenuhi protokol kesehatan Covid-19 sesuai peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Selain itu, pelayanan visa offshore yang sebelumnya ditangguhkan, sementara dibuka kembali. Permohonan persetujuan visa offshore dapat diajukan berdasarkan jenis kegiatan orang asing sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pengajuan permohonan persetujuan visa dilakukan secara daring melalui website visa-online.imigrasi.go.id. Sedangkan untuk pengajuan visa kerja, dilakukan melalui website tka-online.kemnaker.go.id.

Perlu diperhatikan bahwa terdapat beberapa persyaratan tambahan untuk permohonan visa yang harus dipenuhi oleh pemohon," kata Angga.

Persyaratan tambahan tersebut antara lain kartu atau sertifikat vaksinasi Covid-19 dosis lengkap, surat pernyataan bersedia mematuhi protokol kesehatan di Indonesia serta bukti kepemilikan asuransi kesehatan atau asuransi perjalanan.

"Apabila WNA tidak memiliki asuransi kesehatan, maka harus membuat surat pernyataan bersedia menanggung biaya pengobatan secara mandiri jika ia terpapar Covid-19 selama berada di Indonesia," ucap dia.

Angga menambahkan, lewat Permenkumham Nomor 34 Tahun 2021, pemerintah juga dapat melarang dan menolak masuk WNA dari negara tertentu dengan tingkat penyebaran Covid-19 yang tinggi. Pelarangan masuk didasarkan pada informasi dari kementerian atau lembaga yang melaksanakan penanganan Covid-19.

Artikel Asli