Tarif Komersial KA Bandara Yogyakarta Resmi Berlaku Besok

republika | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 13:55
Tarif Komersial KA Bandara Yogyakarta Resmi Berlaku Besok

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian perhubungan (Kemenhub) memastikan Kereta Api (KA) Bandara Yogyakarta akan beroperasi secara komersial mulai besok (16/9). KA Bandara Yogyakarta sebelumnya sudah soft launching pada 27 Agustus 2021 dan dilakukan uji coba terbatas.

KA Bandara YIA akan beroperasi komersial mulai tanggal 17 September 2021 dengan tarif resmi yang telah ditetapkan pemerintah, kata Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (16/9).

Dia menjelaskan, KA Bandara Yogyakarta akan dikenakan tarif Rp 20 ribu untuk rute Yogyakarta-Bandara YIA, Rp 10 ribu untuk rute Yogyakarta-Wates, dan Rp 20 ribu untuk rute Wates-Bandara YIA. Zulfikri memastikan jadwal perjalanan masih sama dengan periode uji coba yakni sebanyak delapan kali perjalanan perhari.

Zulfikri menuturkan, sebanyak empat perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dan empat perjalanan dari Bandara YIA. Dia menegaskan, calon penumpang dapat membeli tiket KA bandara melalui aplikasi KAI Access atau ke loket pembelian langsung di Stasiun Yogyakarta, Wates, dan Stasiun KA Bandara YIA.

Dengan beroperasinya KA Bandara Yogyakarta ini, masyarakat dapat menempuh waktu lebih cepat ke Bandara YIA yaitu sekitar 40 menit dari Yogyakarta, dari waktu rata-rata 1,5 jam bila menggunakan kendaraan mobil atau moda transportasi lainnya, jelas Zulfikri.

Dia memastikan, operasional KA Bandara Yogyakarta diberlakukan setelah melalui serangkaian uji coba baik statis maupun dinamis yang dilakukan oleh Ditjen Perkeretaapian Kemenhub. Selain itu juga uji coba langsung kepada masyarakat pada 1-16 September 2021 dengan tarif gratis.

Zulfikri mengapresiasi pelaksanaan uji coba tersebut karena antusiasmenya cukup tinggi dengan jumlah penumpang hingga tanggal 13 September 2021 mencapai 3.646 orang. Saya berharap kedepannya masyarakat Yogyakarta dapat terus memanfaatkan KA Bandara Yogyakarta untuk mobilitas dari dan ke Bandara serta untuk kegiatan harian lainnya, ungkap Zulfikri.

Dia menuturkan, uji coba layanan KA Bandara agar terjadi kesesuaian antara periode kedatangan dan keberangkatan pesawat dengan waktu kedatangan dan keberangkatan kereta. Dengan begitu operasional KA Bandara lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam berganti moda.

KA Bandara Yogyakarta diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Yogyakarta dan Jawa Tengah khususnya di sektor bisnis dan pariwisata. Untuk itu Kementerian Perhubungan memberikan subsidi melalui Public Service Obligation atau PSO bagi para penumpang untuk membantu meringankan biaya tiket kereta api.

Selain untuk meningkatkan perekonomian, manfaat yang tidak kalah penting dari keberadaan KA Bandara Yogyakarta ini adalah mengurangi tingkat kemacetan yang bisa menimbulkan biaya tinggi dan pengurangan polusi udara, ujar Zulfikri.

Artikel Asli