Cegah Covid-19 Varian Mu, Jatim Perketat Tracing PMI

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 16 September 2021 - 13:48
Cegah Covid-19 Varian Mu, Jatim Perketat Tracing PMI

JawaPos.com Potensi persebaran varian baru Covid-19, terutama varian Mu dan Lambda, mendapat atensi dari pemprov. Salah satunya, menerapkan pengetatan tracing terhadap pekerja migran Indonesia (PMI).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril memastikan, saat ini varian Mu belum ditemukan di provinsi tersebut. Namun, upaya antisipasi sudah disiapkan. Tracing PMI diperketat, sampel juga dikumpulkan, katanya.

Data Satgas Covid-19 menunjukkan, saat ini posko PMI sudah mengumpulkan 75 spesimen untuk diteliti. Spesimen tersebut diambil dari para PMI yang dirawat di RS Lapangan Indrapura, Surabaya, serta beberapa layanan kesehatan lain.

Dia mengungkapkan, setiap hari ribuan PMI masuk ke Jawa Timur melalui Surabaya. Mereka langsung menjalani tes. PMI tersebut lalu menjalani karantina di Surabaya. Setelah masa karantina selesai, PMI baru dipulangkan.

Ini berlaku bagi yang kondisinya baik-baik saja, jelasnya.

Sementara itu, PMI yang terkonfirmasi positif langsung ditangani. Polanya disesuaikan dengan kondisi PMI. Jika tanpa gejala dimasukkan ke RS lapangan, bagi pasien yang bergejala ke RSUD Dr Soetomo dan layanan kesehatan lain.

Sejak pemprov membuka posko penyambutan PMI mulai April lalu, tercatat 28.996 orang terkonfirmasi positif. Dari jumlah tersebut, 27.035 orang sudah keluar karantina. Lalu, 1.962 orang masih menjalani karantina.

Hingga kemarin, tingkat keterisian ruang karantina PMI relatif masih cukup. Di Asrama Haji masih ada 447 bed. Lalu, di posko Ketintang masih 234 bed. Jumlah itu dirasa sangat cukup. Sebab, setiap hari ada pemulangan PMI ke daerah asal dalam jumlah besar.

Artikel Asli