Ikut Program Kartu Prakerja, Bukalapak Sediakan 100 Kelas Pelatihan Baru

rm.id | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 13:25
Ikut Program Kartu Prakerja, Bukalapak Sediakan 100 Kelas Pelatihan Baru

PT Bukalapak.com Tbk kembali berpartisipasi dalam program Kartu Prakerja. Di periode September 2021 ini, Bukalapak menyediakan lebih dari 100 kelas pelatihan baru, yang bisa dimanfaatkan oleh para peserta Kartu Prakerja sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka.

VP of Marketplace Bukalapak, Dessy Kadriyani menjelaskan, Bukalapak memiliki kelas pelatihan Kartu Prakerja yang telah dikurasi dengan baik dan disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran para peserta Kartu Prakerja.

Untuk periode September 2021, telah tersedia serangkaian pelatihan yang sangat bervariatif, dengan lebih dari 100 kelas baru. Mulai dari pembelajaran administratif, kelas tata rias, belajar memasak, digital marketing, sampai ke kelas IT & Data. Sehingga peserta Kartu Prakerja bisa mengikuti kelas pelatihan sesuai dengan minat dan kemampuan yang ingin dipelajari.

"Selain itu, para peserta pelatihan Kartu Prakerja juga dapat memiliki kesempatan untuk mendapatkan berbagai jenis bonus yang tersedia setiap bulannya, agar para peserta Kartu Prakerja lebih termotivasi dalam menyelesaikan program pelatihan," ucap Dessy, Kamis (16/9).

Selaras dengan misi Bukalapak dalam mewujudkan keadilan ekonomi untuk semua, Bukalapak sambung Dessy, berharap dengan terus diadakannya program Kartu Prakerja di platform Bukalapak, akan lahir para wirausaha baru yang diharapkan mampu memberi berkontribusi pada pemulihan perekonomian Indonesia.

Beragam kelas pelatihan Kartu Prakerja yang tersedia di platform Bukalapak selama September 2021 mempertegas komitmen Bukalapak untuk terus mendukung program pemerintah dalam membantu masyarakat khususnya para pekerja yang terkena dampak ekonomi.

Dessy menegaskan, dengan misi Bukalapak untuk menghadirkan keadilan ekonomi untuk semua, kelas pelatihan yang terdapat pada platform Bukalapak, bertujuan untuk membantu perekonomian masyarakat. Khususnya, agar dapat menjadi wirausaha tangguh atau pekerja yang memiliki skill sesuai kebutuhan dunia kerja. [ DWI ]

Artikel Asli