Tekan Emisi Kendaraan, Menteri Arifin Minta Pertamina Tingkatkan Kualitas BBM

limapagi.id | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 12:23
Tekan Emisi Kendaraan, Menteri Arifin Minta Pertamina Tingkatkan Kualitas BBM

LIMAPAGI - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif berupaya mendorong PT Pertamina (Persero) untuk menghadirkan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berkualitas. Hal itu dilakukan agar Indonesia bisa mencapai standar emisi yang telah ditetapkan dunia.

"Melalui kebijakan satu harga ini kita harapkan daerah di luar dapat menikmati BBM yang berkualitas, kita akan terus meminta mendorong Pertamina untuk bisa memproduksi BBM yang berkualitas," kata Arifin dalam Peresmian Serentak 17 Lembaga Penyalur BBM 1 Harga di Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat, Kamis 16 September 2021 .

Arifin mengatakan, pihaknya berupaya menjaga pasokan minyak mentah dan produk BBM di dalam negeri. Sementara untuk kualitas, dia meminta Pertamina untuk terus meningkatkan inovasi untuk menghadirkan bahan bakar terbaik bagi masyarakat.

"Kita memang memiliki misi agar kita bisa menjaga emisi, untuk itu kualitas BBM kita secara bertahap akan kita tingkatkan sehingga kita akan bisa menurunkan tingkat emisi sebagaimana yang distandarkan dalam industri," ujarnya.

Selain meningkatkan kualitas, menurut Arifin, Pertamina juga harus bisa mengedukasi masyarakat terkait pemakaian energi, baik dari segi efisiensi ataupun kesehatan.

"Kita juga harus memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana kita memanfaatkan energi, bagaimana kita bisa memanfaatkan energi secara efisien, bagaimana kita bisa memilih energi yang memiliki tingkat emisi yang baik, karena ini penting untuk kesehatan," ucapnya.

Dalam acara tersebut, Arifin meresmikan secara serentak 17 titik penyalur BBM Satu Harga di seluruh Indonesia. Dia mengatakan, pihaknya mematok target jumlah penyalur BBM Satu Harga untuk tahun 2021 sebanyak 76 penyalur.

"Tahun 2021 dalam sekarang ini kita meresmikan secara serentak 17 penyalur BBM. Maka di tahun 2021 ini ada 44 penyalur yang sudah melaksanakan penyalurannya dari target 76 penyalur," ucapnya.

Arifin mengatakan program BBM Satu Harga ini sudah dilakukan sejak 2017. Sejak pertama kali dimulai hingga 2020, Arifin mengklaim pemerintah telah membangun lebih dari 250 stasiun.

Hingga 2024, Arifin mengatakan pemerintah memiliki target membuat 584 penyalur BBM Satu Harga di seluruh Indonesia. Artinya, hingga tiga tahun ke depan setiap tahunnya pemerintah akan berusaha membangun 80-100 stasiun BBM Satu Harga.

Artikel Asli