Miliki 11 Inovasi, Posyandu Widuri Desa Ringkit Wakili Tanbu Pada Lomba Tingkat Provinsi

apahabar.com | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 12:46
Miliki 11 Inovasi, Posyandu Widuri Desa Ringkit Wakili Tanbu Pada Lomba Tingkat Provinsi

apahabar.com, BATULICIN Posyandu Widuri Desa Ringkit, Kecamatan Kuranji mewakili Kabupaten Tanah Bumbu pada lomba Posyandu Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2021.

Penilaian lomba dilakukan secara virtual oleh Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Kalsel di Ruang Rapat Bersujud I, belum lama tadi.

Pada saat penilaian, Ketua Kader Posyandu Widuri, Tulus Marjiati, memaparkan sebelas inovasi Posyandu Widuri dalam mendukung kegiatan pemerintah yang dinilai berhasil dalam peningkatan kesehatan masyarakat.

Inovasi tersebut yakni:

1. GARPU BALI, yakni Gerakan Antar Jemput Bayi Balita menggunakan mobil operasional desa. Sehingga bisa dipastikan tidak ada bayi dan balita yang tidak hadir ke Posyandu dengan alasan jarak yang jauh atau tidak adanya transportasi.

2. TIKAR (Timbangan Karakter).

3. Acupressure yakni pijat bayi balita oleh Kader yang sudah terlatih.

4. NASEHAT (Istana Anak Sehat), yakni kegiatan pencegahan dan penanganan masalah Stunting, dengan sasaran remaja yang akan menikah, Ibu hamil KEK, Ibu hamil resiko tinggi, bayi dan balita yang memiliki status gizi bermasalah dan lansia.

Selain kegiatan posyandu yang ditujukan untuk bayi dan balita, juga inovasi posyandu untuk masyarakat umum dan lansia yakni :

1. Pastra Mastri yakni Pantau ke Rumah Masyarakat Hypertensi.

2. Pojok Sakti yakni Pojok Skrining TB Paru.

3. SIDAK yakni Sisir Dahak.

4. Masdiah yakni Minum Obat Sampai Sembuh Dapat Hadiah.

5. GARPU LABU yakni Gerakan Jemput Lansia dan Posbindu.

6. GARDA SEMU yakni Gerakan Desa Senam dan Minum Jamu.

7. JOROK yakni Pojok Merokok pada fasilitas umum dan rumah-rumah pribadi.

Keberhasilan berbagai inovasi yang dilakukan di Posyandu Widuri Desa Ringkit tidak terlepas dari peran serta dan dukungan berbagai pihak, ujar Tulus Marjiati.

Kerja sama semua kader, bimbingan dari tenaga kesehatan, puskesmas, TP PKK desa dan TP PKK kecamatan, dan tentunya pihak Pemerintah Kecamatan Kuranji dan Kabupaten Tanah Bumbu, pungkasnya.

Sementara itu, Camat Kuranji, Muhamad Amin, mengatakan keberhasilan posyandu dalam pembangunan kesehatan masyarakat, tidak datang dengan sendirinya tanpa didukung kader-kader kreatif, inovatif, dan partisipasi aktif masyarakat.

Karena itulah Posyandu Widuri Desa Ringkit mewakili posyandu lain di Kabupaten Tanah Bumbu dalam lomba tingkat Provinsi Kalsel, ujarnya.

Kita berharap, hasil kerja keras PKK, kader posyandu dan seluruh yang terlibat dalam mendukung penilaian ini akan mendapatkan hasil yang menggembirakan, pungkas Camat.

Artikel Asli