Akhirnya Menkes Rencanakan 2030 Anak Usia 12 Tahun di Indonesia Bebas Karies

koran-jakarta.com | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 12:05
Akhirnya Menkes Rencanakan 2030 Anak Usia 12 Tahun di Indonesia Bebas Karies

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah terus meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia.

Budi menargetkan anak umur 12 tahun di Indonesia bebas karies pada tahun 2030 melalui peran pendampingan Komite Kesehatan Gigi dan Mulut.

"Satu hal lagi yang saya pesankan tentang pelayanan kedokteran gigi dan mulut pentingnya upaya promotif dan preventif, khususnya di masa pandemi ini," kata Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis.

Budi menegaskan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sangat serius dalam hal meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia.

Dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN), Budi berpesan agar pelayanan kedokteran gigi dan mulut mengedepankan pentingnya upaya promotif dan preventif, khususnya di masa pandemi ini.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Kesehatan Primer Kemenkes RI Saraswati Sugiyarso menyampaikan bahwa peringatan HKGN 2021 dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Hal ini turut dipersulit dengan adanya pandemi COVID-19.

"HKGN 2021 ini menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat mulai dari pasien anak hingga lansia agar jangan sampai menunda dalam melakukan perawatan dan pemeriksaan gigi dengan memanfaatkan teledentistry," katanya.

Seperti diketahui, HKGN yang jatuh pada tanggal 12 September 2021 disikapi Kemenkes RI dengan mengadakan kegiatan mulai dari talkshow Instagram, live radio, lomba foto dan video serta webinar edukatif yang melibatkan start-up social enterprise GIGI.ID yang berfokus pada kesehatan gigi dan mulut masyarakat.

Secara terpisah, CEO dan Founder GIGI.ID, Armelia Sari Widyarman mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi Kemenkes RI atas kepercayaannya telah melibatkan GIGI.ID di acara HKGN 2021.

"Kami sangat siap mendukung penuh untuk mensukseskan seluruh rangkaian kegiatan HKGN 2021 ini," ujarnya.

"Dengan adanya aplikasi Teledentristry pertama di Indonesia, GIGI.ID diharapkan membantu Kemenkes RI untuk mempercepat pemerataan layanan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia dengan menggunakan teknologi," katanya.

Sementara itu, Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer Kemenkes RI sekaligus Ketua Panitia HKGN 2021, Indra Rachmad Dharmawan mengatakan peserta webinar HKGN 2021 telah mencapai 10.000 orang yang terdiri atas dokter gigi, perawat gigi, mahasiswa, serta masyarakat umum.

"Terima kasih kepada GIGI.ID sebagai aplikasi teledentistry buatan anak bangsa yang sudah ikut terlibat disini," ucapnya.

CEO dan Founder GIGI.ID Armelia Sari Widyarman sangat mengapresiasi Kemenkes RI atas kepercayaannya telah melibatkan GIGI.ID di acara HKGN 2021. Dia berharap aplikasi tersebut dapar membantu Kemenkes dalam pemerataan layanan kesehatan gigi dan mulut.

"Dengan adanya Aplikasi Teledentristry pertama di Indonesia, GIGI.ID diharapkan membantu Kemenkes RI untuk mempercepat pemerataan layanan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia dengan menggunakan teknologi," tutur Armelia.

Artikel Asli