Gubernur Khofifah Apresiasi Vaksinasi Model Layanan Tanpa Turun

jawapos | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 12:12
Gubernur Khofifah Apresiasi Vaksinasi Model Layanan Tanpa Turun

JawaPos.com Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya menggelar vaksinasi dengan model layanan tanpa turun (lantatur) Rabu (15/9). Ada 1.000 dosis yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan vaksin di kalangan mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus. Program tersebut dilaksanakan pada 1516 September.

Program itu mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai layanan vaksinasi yang efektif dan mencegah kerumunan.

Khofifah mengatakan, vaksinasi komunitas berbasis lantatur bisa menjadi role model komunitas lain dengan memanfaatkan transformasi digital. Segala syarat administrasi vaksinasi dipenuhi secara online. Dengan begitu, proses vaksinasi lebih cepat dan efisien.

Pemprov akan selalu mendukung model inovasi seperti ini. Peran kampus sangat penting untuk percepatan vaksinasi agar kasus Covid-19 segera melandai, katanya.

Rektor UM Surabaya dr Sukadiono mengatakan, kegiatan vaksinasi tersebut merupakan komitmen kampus untuk membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi hingga terbentuk kekebalan komunitas. Kami telah mewajibkan semua civitas kampus untuk vaksin. Setiap orang masuk kampus harus menunjukkan kartu vaksinasi, ujarnya.

Pada hari pertama, UM Surabaya menargetkan 1.000 dosis vaksin AstraZeneca. Kemudian, hari kedua ditargetkan dengan jumlah dosis yang sama. Jadi, pada tahap pertama program vaksinasi berbasis lantatur, total vaksin yang diberikan sebanyak 2.000 dosis. Tahap kedua digelar pada 2024 September. Targetnya 5.000 dosis Sinovac, katanya.

Sebelumnya, para mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya juga memberikan edukasi kepada warga musiman sekitar kampus agar mau divaksin. Mereka pun blusukan ke rumah-rumah warga dan warung-warung sekitar kampus. Salah satu cara menarik minat warga untuk divaksin, mereka membagikan voucher token listrik kepada 100 pendaftar pertama.

Dekan FIK UM Surabaya Nur Mukarromah mengatakan, mahasiswa FIK UM Surabaya pun diterjunkan langsung untuk mengedukasi warga musiman yang tinggal di sekitar kampus di Kelurahan Sutorejo, Kecamatan Mulyorejo. Tujuannya, masyarakat memiliki pengetahuan yang sama bahwa vaksin itu penting untuk pencegahan Covid-19.

Artikel Asli