Selama Uji Coba Pembukaan, Anies Terapkan Ganjil Genap di Lokasi Wisata

limapagi.id | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 11:01
Selama Uji Coba Pembukaan, Anies Terapkan Ganjil Genap di Lokasi Wisata

LIMAPAGI - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan aturan ganjil genap bagi kendaraan di sepanjang jalan menuju dan dari objek wisata, yang tengah melakukan uji coba beroperasi selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 1096 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 3 Covid-19 yang berlaku hingga 20 September 2021.

"Penerapan ganjil genap di sepanjang jalan menuju dan dari lokasi tempat wisata mulai Jumat pukul 12.00 sampai dengan Minggu pukul 18.00," kata Anies seperti dikutip Limapagi dari beleid Kepgub 1096 Tahun 2021, Kamis, 16 September 2021.

Selama uji coba, tempat wisata tertentu wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Nantinya, semua pengunjung dan pegawai yang ingin memasuki area wisata mesti melakukan skrining atau scan barcode dengan aplikasi tersebut.

Kententuan lain, yaitu jam operasional tempat wisata dibatasi sampai dengan pukul 21.00. Selain itu, pengelola tempat wisata juga harus mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang sudah diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Kesehatan.

Bagi warga yang ingin mengunjungi destinasi wisata wajib sudah divaksinasi Covid-19, minimal dosis pertama. Kemudian untuk anak dengan usia di bawah 12 tahun dilarang untuk memasuki tempat wisata yang dilakukan uji coba ini.

Adapun untuk tempat wisata yang sedang dilakukan uji coba pembukaan diantaranya yakni, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Taman Impian Jaya Ancol.

Sejumlah unit rekreasi yang sudah dibuka di Taman Impian Jaya Ancol diantaranya, Area pantai, Dufan (Dunia Fantasi), Pasar Seni, Allianz Ecopark, Putri Duyung Ancol, Pulau Bidadari, dan Gondola.

Aturan ini juga merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Artikel Asli