Satgas Covid-19 Surabaya Sebut Mayoritas Bioskop Siap Buka

jawapos | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 11:43
Satgas Covid-19 Surabaya Sebut Mayoritas Bioskop Siap Buka

JawaPos.com Rindu warga pada bintang-bintang Hollywood tak lama lagi bakal terobati. Penggemar film bisa menyaksikan aksi aktor dan aktris berjibaku melawan musuh di layar bioskop. Sebab, dari hasil telaah akhir pemkot, mayoritas tempat menonton film di Surabaya sudah lulus asesmen.

Rabu (15/9) Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya melakukan evaluasi akhir pada seluruh bioskop. Dari total 19 tempat menonton film, hampir semuanya bisa kembali beroperasi. Petugas sudah memberikan lampu hijau.

Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Irvan Widyanto menjelaskan, satgas sudah melihat persiapan pembukaan kembali bioskop. Pemeriksaan tersebut dilakukan di XXI, CGV, serta Cinepolis. Hampir seluruhnya sudah memenuhi persyaratan, terangnya.

Irvan menyampaikan satu per satu poin dari hasil telaah akhir itu. Pertama, satgas melihat penyediaan fasilitas prokes. Salah satunya, bioskop menyediakan aplikasi PeduliLindungi. Pengunjung yang hendak menonton harus scan barcode. Hasilnya, seluruh tempat nonton itu sudah memenuhi ketentuan tersebut.

Kedua, menjaga kebersihan ruangan. Selepas film diputar, teater wajib disemprot disinfektan. Tujuannya, virus tidak merebak. Selanjutnya, pembatasan pengunjung di bioskop. Ketiganya sudah berjalan, ucapnya.

Poin keempat adalah pemasangan alat pemurni udara atau air purifier. Irvan menjelaskan, aturan itu merupakan tambahan dari pemkot, tetapi harus ditaati. Pertimbangannya, bioskop merupakan tempat tertutup. Dibutuhkan sirkulasi udara.

Selain itu, pengelola bioskop wajib memasang tanda silang (X) di sejumlah tempat duduk. Tujuannya, prinsip jaga jarak tetap terpenuhi. Dari telaah satgas, 17 bioskop sudah memenuhi aturan. Lulus penilaian akhir. Namun, ada dua tempat yang belum melengkapi persyaratan.

Dua bioskop yang belum diperbolehkan buka berada di Jalan Ngagel dan Jalan Pemuda. Keduanya belum melengkapi persyaratan.

Irvan menjelaskan kekurangan itu. Di sebuah bioskop di Jalan Ngagel pengelola belum memasang air purifier. Di Jalan Pemuda pengelola sudah menyediakan pemurni udara. Namun belum dipasang, ucapnya.

Mantan Kasatpol PP itu menjelaskan, bioskop yang sudah lulus asesmen mendapatkan lampu hijau. Mereka bisa membuka teater. Minggu ini bisa beroperasi, jelasnya.

Lain halnya dengan dua bioskop yang belum memenuhi persyaratan. Satgas memberikan kesempatan. Bioskop itu diminta memenuhi kebutuhan. Karena air purifier fungsinya sangat dibutuhkan, paparnya.

Meski sejumlah bioskop sudah bisa buka, Irvan tetap memberikan perhatian. Pengelola harus menjaga prokes. Satgas bakal melakukan pengawasan. Yang tidak patuh bakal ditindak, tegasnya.

Sementara itu, Area Manager XXI Surabaya Yoyok Santoso menjelaskan, dua bioskop yang belum memenuhi perlengkapan itu terus melakukan pembenahan. Melengkapi alat air purifier. Secepatnya sudah siap, terangnya.

Yoyok mengatakan, pihaknya saat ini belum membuka kembali bioskop. Selain menunggu peralatan lengkap, pengelola menanti persetujuan dari satgas. Kalau sudah ada izin, secepatnya bisa kembali buka, terangnya.

BIOSKOP SURABAYA BEROPERASI LAGI

Pemkot melakukan asesmen terhadap 19 bioskop.

Hasilnya, 17 bioskop dinyatakan sudah sesuai ketentuan.

Dua bioskop belum memenuhi persyaratan, yaitu belum memasang air purifier.

Pengelola bioskop harus melengkapi kebutuhan prokes.

Setelah lengkap, satgas mengeluarkan surat izin operasional.

Pengawasan dilakukan satgas setelah bioskop beroperasi.

Bagi yang melanggar aturan, sanksi tegas diberikan. Yakni, penghentian sementara.

Artikel Asli