11 Tahanan Kasus Terorisme dari Polda Jatim Dipindah ke Jakarta

jawapos | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 11:39
11 Tahanan Kasus Terorisme dari Polda Jatim Dipindah ke Jakarta

JawaPos.com Belasan tahanan kasus terorisme yang mendekam di Mapolda Jatim dikeluarkan dari selnya Rabu (15/9). Mereka dipindahkan ke Jakarta untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko menerangkan, total tahanan yang dipindah 11 orang. Mereka ditangkap bulan lalu di berbagai tempat. Mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Malang, Jombang, Lamongan, hingga Tuban.

Menurut dia, para terduga teroris itu dibawa ke ibu kota lewat jalur udara dengan pengawalan ketat. Anggota Densus 88 Antiteror yang memberikan pengawalan juga membawa barang bukti tindak pidana mereka.

Barang buktinya beragam. Ada senjata tajam sampai senjata rakitan, terangnya.

Gatot mengatakan bahwa proses hukum terhadap para terduga teroris itu dilakukan di Jakarta karena perkaranya ditangani langsung oleh Densus 88 Antiteror. Mereka selama ini hanya dititipkan di mapolda. Sebab, lokasi penangkapannya berada di wilayah Jatim.

Dia menambahkan, jaringan para terduga teroris itu akan dianalisis lebih dalam oleh tim densus. Harapannya, kelompok mereka bisa terdeteksi semua. Informasi awal, semuanya satu jaringan. Kelompok Jamaah Islamiyah, ujar polisi dengan tiga melati di pundak itu.

Gatot menuturkan, isu terorisme terus mendapat atensi dari kepolisian. Densus 88 Antiteror bersama jajaran kepolisian akan selalu berupaya melakukan langkah pencegahan. Misalnya, dengan menangkap terduga pelaku. Jadi, tidak perlu menunggu mereka (terduga teroris, Red) beraksi dulu untuk mengambil tindakan, jelasnya.

Penangkapan 11 terduga teroris yang dipindahkan ke Jakarta termasuk contohnya. Densus 88 Antiteror mengendus kelompok mereka sedang menyiapkan aksi teror pada peringatan kemerdekaan. Oleh karena itu, dilakukan penangkapan sebagai upaya pencegahan.

Dari lokasi penangkapan pun ditemukan barang bukti yang menguatkan dugaan, tegasnya.

Artikel Asli