Rio Padjalangi Minta Polri Transparan Proses Hukum 2 Oknum Polisi Narkoba di Bone

bukamatanews | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 09:57
Rio Padjalangi Minta Polri Transparan Proses Hukum 2 Oknum Polisi Narkoba di Bone

BONE, BUKAMATA - Dua oknum polisi yang bertugas di wilayah hukum Polres Bone, AMR dan SF ditangkap terkait kasus narkoba. Hal ini membuat anggota Komisi III DPR RI, Andi Rio Idris Padjalangi, prihatin.

Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI ini mengatakan, hal ini sangat mencederai presisi Polri yang digaungkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, agar anggotanya di jajaran Korps Baju Cokelat itu getol memberantas peredaran narkoba.

Faktanya, justru oknum anggota kepolisian yang melakukannya. Bukan kali ini saja oknum polisi terjerat narkoba. Sebelumnya, beberapa telah diberhentikan dengan tidak hormat. Tapi, ada pula yang hanya mendapat demosi.

Penangkapan anggota kepolisian yang lagi-lagi terjerat narkoba, kata Rio, akan berdampak bagi citra Kepolisian, khususnya di Polres Bone. Apalagi, saat ini masyarakat masih mempercayai Kepolisian dalam memberantas kasus-kasus narkoba.

Jangan sampai ada hal yang ditutupi dalam proses penegakan hukum kepada 2 oknum yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba. Peristiwa ini tentunya berdampak pada citra Kepolisian. Polri saat ini telah dipercaya publik, jangan sampai kepercayaan publik menurun kepada Institusi Polri. Aparat Kepolisian harus memberi contoh baik kepada masyarakat bukan justru sebaliknya, ungkapnya.

Menurut salah satu putra Bone yang diharapkan bisa membesarkan tanah ini ke depan, kasus ini bisa menjadi evaluasi bagi pihak Propam Polri serta Kepolisian Daerah di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Bone.

"Akhir-akhir ini, banyak sekali kita jumpai maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Jangan sampai Sulawesi Selatan menjadi surga bagi para bandar narkoba dan ada oknum polisi yang terlibat atau melindungi bandar narkoba, tegasnya.

Sebelumnya, dua oknum anggota polisi yang bertugas di Polsek diamankan Satres Narkoba Polres Bone, lantaran diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkotika.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasat Narkoba Polres Bone, Iptu Aswan Afandi saat ditemui di halaman Polres Bone, Rabu sore (15/9/2021).

Iptu Aswan menjelaskan, dua oknum polisi yang diamankan tersebut bertugas di Polsek yang berbeda.

"Oknum polisi yang diamankan berinisial AMR (38) dan SF (38) mereka dari 2 Polsek yang berbeda," kata Aswan.

Oknum AMR ditangkap pada hari Minggu lalu, sementara SF diamankan pada hari Senin. Keduanya merupakan kasus yang berbeda.

"Oknum AMR kita amankan bersama satu orang warga sipil, kalau SF kita amankan bersama 4 orang warga sipil, jadi kasusnya berbeda yah, bukan satu kali penangkapan dan tidak ada hubungannya dengan penangkapan sebelumnya," bebernya.

Pada penangkapan pertama yakni oknum AMR bersama seorang warga sipil, Satres Narkoba berhasil menemukan barang bukti berupa satu saset narkoba ukuran kecil siap pakai, dan menurut tersangka AMR, itu adalah miliknya.

Sementara untuk penangkapan oknum SF diamankan sesaat setelah mengkonsumsi narkoba, dan tidak ditemukan barang bukti berupa narkoba melainkan hanya alat isap yang baru saja digunakan.

"Untuk berat BB nya belum bisa kita pastikan karena menunggu dari hasil Labfor, dan sementara kasus ini masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,"ujarnya.

Warga sipil yang ditemukan bersama oknum anggota polsek tersebut sudah diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) untuk di-assesment.

Artikel Asli