Rakyat Makin Berani Demo Jokowi, Herman Puja-Puji Langkah Kapolri

jawapos | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 09:47
Rakyat Makin Berani Demo Jokowi, Herman Puja-Puji Langkah Kapolri

JawaPos.com Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memerintahkan kepada seluruh Polda untuk bersikap humanis kepada masyarakat. Terutama dalam pengamanan di setiap kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Komisi III DPR Herman Herry mengatakan, semenjak Kapolri Listyo Sigit Prabowo menjadi orang nomor satu di Polri sudah mengedepankan prinsip-prinsip humanis. Sehingga kebijakannya tersebut memang perlu mendapatkan apresiasi.

Sejak era Pak Listyo Sigit menjabat Kapolri, kami melihat program Presisinya sangat mengedepan kan prinsip-prinsip humanis namun tegas dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, ujar Herman kepada JawaPos.com, Kamis (16/9).

Legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut juga mengungkapkan, hal itu terkait dengan adanya arahan dari Kapolri yang meminta jajarannya di polda, polres dan polsek agar lebih humanis, termasuk menunjukan Polri selalu menerima masukan yang disampaikan oleh masyarakat.

TR (Telegram Rahasia-Red) Kapolri terkait perintah kepada seluruh jajaran aparat kepolisian, makin mempertegas komitmen Kapolri dalam menjalan kan tugas serta menunjukan institusi Polri terbuka bagi setiap masukan dari masyarakat maupun DPR, katanya.

Sebelumnya, Kapolri mengeluarkan arahan kepada jajarannya terkait penyampaian aspirasi oleh masyarakat ketika Presiden Jokowi melakukan kunjungan.Sigit memerintahkan kepada jajarannya untuk menyikapi penyampaian aspirasi secara humanis.

Arahan tersebut disampaikan Jenderal Sigit lewat surat telegram Kapolri dengan nomor: STR/862/IX/PAM.3./2021 tertanggal 15 September 2021. Surat telegram tersebut ditandatangani oleh Asops Irjen Sugianto atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Arahan Kapolri tersebut dibenarkan oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono. Dia menyebut surat TR Kapolri ini dikeluarkan menyusul adanya sejumlah kejadian saat kunjungan Presiden Jokowi ke daerah.

Argo mengatakan, arahan Kapolri Sigit ini menyusul adanya sejumlah kejadian penyampaian aspirasi saat kunjungan Presiden di beberapa daerah.Kejadian tersebut yakni ketika simpatisan eks ormas FPI atau alumni 212 mencoba memasang poster di Waduk Pringsewu pada 2 September lalu.

Kemudian pada saat kunjungan Jokowi ke Blitar tertanggal 7 September dan kunjungan Jokowi ke Solo pada 13 September.Kemudian pada 13 September terjadi saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja di kompleks UNS dan terdapat 10 mahasiswa yang bawa spanduk dan poster.

Artikel Asli