Kelompok Bersenjata Tersungkur Diserang Pasukan Gabungan Denjaka dan Marinir

inewsid | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 06:33
Kelompok Bersenjata Tersungkur Diserang Pasukan Gabungan Denjaka dan Marinir

JAKARTA, iNews.id - Suara tembakan tiba-tiba terdengar di depan Kantor Gubernur Lampung yang sudah dikelilingi puluhan kelompok bersenjata. Bersamaan dengan tembakan tersebut, satu persatu kelompok bersenjata tersungkur.

Suara tembakan itu ternyata serangan kilat dari prajurit Denjaka TNI AL yang sebelumnya melaksanakan infiltrasi secara senyap melalui media udara dengan cara melaksanakan terjun tempur dari pesawat Cassa TNI AL dan Fast Rope menggunakan helikopter TNI AL serta kendaraan lapis baja Korps Marinir.

Tampak prajurit Denjaka dengan sigap menyerang pemberontak dari negara Senora yang telah berada di ruang kerja gubernur. Peristiwa tersebut merupakan sekenario latihan satuan lanjutan ll aspek darat yang berkolaborasi antara Denjaka dan Brigade Infanteri 4 Mar/BS Tahun 2021.

Pasukan Denjaka dan Marinir TNI AL menyerang kelompok bersenjata yang mengepung Kantor Gubernur Lampung. (Foto: Dok. TNI AL).
Pasukan gabungan Denjaka dan Marinir TNI AL menyerang kelompok bersenjata yang mengepung Kantor Gubernur Lampung. (Foto: Dok. TNI AL).

Dalam skenario, pasukan khusus yang sudah sangat terlatih melalui media udara dan darat ditugaskan untuk membebaskan gubernur yang disandera oleh teroris, Rabu (15/9/2021).

"Latihan ini dilaksanakan atas perintah Panglima TNI melalui KSAL kepada Dankormar dengan tujuan untuk meningkatkan profesional prajurit Korps Marinir dan mendukung program pemerintah untuk serbuan vaksin dalam mengatasi pandemi Covid 19," ujar Kolonel Marinir Eddy Setiawan dikutip dari laman Marinir TNI AL, Kamis (16/9/2021).

Selain itu, Dankormar juga mengintruksikan kepada Dandenjaka dan Danbrigif 4 Marinir Kolonel Marinir Nawawi melaksanakan latihan secara terprogram bertingkat dan berlanjut untuk Denjaka melaksanakan latihan UNS II, Latihan keparaan, latihan kelautan dan latihan komando hutan.

Kemudian, untuk Brigif 4 melaksanakan latihan LSL II Darat dari GMUK, serangan dan pertahanan serta dinamika pertahan dilanjutkan teknik pertempuran kota oleh satuan infanteri dan pembebasan sandera

Pasukan Denjaka dan Marinir TNI AL menyerang kelompok bersenjata yang mengepung Kantor Gubernur Lampung. (Foto: Dok. TNI AL).
Pasukan gabungan Denjaka dan Marinir TNI AL menyerang kelompok bersenjata yang mengepung Kantor Gubernur Lampung. (Foto: Dok. TNI AL).

Sementara itu Sedka Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh pasukan TNI Angkatan Laut.

Kami kagum sekali dengan operasi pembebasan sandera yang dilaksanakan Pasukan Denjaka dan Brigif 4 Mar/BS. Peralatan yang digunakan juga sangat lebgkap, mulai dari kendaraan rupanpur, katanya.

Dia menyampaikan, pemilihan lokasi di Gedung Pemprov Lampung dinilai tepat karena pusat perkantoran termasuk salah satu objek vital.

Pemilihannya tepat karena di sini ada Gedung DPRD, kantor gubernur dan merupakan objek vital di Provinsi Lampung, ucapnya.

Artikel Asli