Tiga Awak Rimbun Air Dievakuasi ke Timika, Kotak Hitam Ditemukan

jawapos | Nasional | Published at Kamis, 16 September 2021 - 06:55
Tiga Awak Rimbun Air Dievakuasi ke Timika, Kotak Hitam Ditemukan

JawaPos.com Tiga awak pesawat Rimbun Air dengan nomor penerbangan PK OTW yang jatuh di Bukit Kampung Bilogai, dekat Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Rabu (15/9), akan dievakuasi ke Timika pada Kamis (16/9) pagi.

Kepala Kantor SAR Timika George Mercy L. Randang di Timika mengatakan, dua pesawat perintis sudah siap di Bandara Bilogai Sugapa untuk membawa jenazah pilot Hj. Mirza, co pilot Fajar, dan teknisi Iswahyudi.

Pesawat belum berangkat dari Sugapa karena di sana masih kabut. Yang jelas di Bandara Timika sudah disiagakan mobil ambulans untuk membawa jenazah para korban ke RSUD Mimika untuk proses selanjutnya, jelas Mercy seperti dilansir dari Antara pada Kamis (16/9).

Jenazah ketiga awak pesawat Rimbun Air PK OTW jenis Twin Otter 3000 itu berhasil dikeluarkan dari reruntuhan puing-puing pesawat nahas itu oleh warga bersama aparat TNI pada Rabu (15/9) sekitar pukul 23.30 WIT. Kemudian secara estafet, Tim SAR gabungan terdiri atas unsur masyarakat, Basarnas, dan TNI mengevakuasi ketiga jenazah ke Bandara Sugapa dengan berjalan kaki.

Jenazah ketiga awak pesawat Rimbun Air itu baru tiba di Bandara Sugapa pada Kamis (16/9) sekitar pukul 02.30 WIT. Selanjutnya pada pukul 04.30 WIT, Tim SAR gabungan kembali menemukan kotak hitam pesawat Rimbun Air.

Tim sekarang sedang dalam perjalanan mengevakuasi black box dari lokasi kejadian ke Sugapa dengan berjalan kaki. Kalau tidak ada hambatan hari ini (16/9), black box itu sudah bisa dibawa ke Timika bersama 10 personel Basarnas, terang Mercy.

Pesawat Rimbun Air PK OTW itu hilang kontak dalam penerbangan dari Bandara Nabire menuju Sugapa, Kabupaten Intan Jaya pada Rabu (15/9) sekitar pukul 07.37 WIT. Pesawat itu dilaporkan membawa bahan bangunan.

Kepala Airnav Indonesia Cabang Timika Andi Nurwansyah mengatakan, pihak SAR Timika melalui peralatannya menangkap sinyal yang diduga berasal dari pesawat Rimbun Air yang jatuh.

Artikel Asli