Polri Hentikan Proses Identifikasi Korban Kebakaran Lapas Tangerang

limapagi.id | Nasional | Published at 16/09/2021 02:30
Polri Hentikan Proses Identifikasi Korban Kebakaran Lapas Tangerang

LIMAPAGI - Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, mengatakan operasi identifikasi terhadap korban kebakaran Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Banten, resmi dihentikan.

Rusdi menyebut, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri resmi menghentikan operasi identifikasi korban kebakaran itu karena seluruh jenazah telah teridentifikasi.

"Seluruh jenazah sudah teridentifikasi semua. Jadi dengan ini operasi DVI dalam rangka identifikasi kasus kebakaran Lapas Tangerang dinyatakan telah berakhir dengan hasil 41 korban telah diidentifikasi," kata Rusdi, dalam jumpa pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Utara, Rabu, 15 September 2021.

Rusdi mengungkapkan, Tim DVI bekerja selama delapan hari sejak 8 September 2021 untuk mengungkap identitas dari 41 jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang yang diidentifikasi di RS Polri Kramat Jati.

"Delapan hari Tim DVI bekerja selama 24 jam. Patut kita syukuri semua teridentifikasi. Artinya tim bisa berikan kepastian kepada pihak keluarga," terangnya.

Seperti diketahui, pada hari ini, Rabu, 15 September 2021, Tim DVI Polri kembali berhasil mengidentifikasi sebanyak 14 jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang.

Sedangkan, dua jenazah atas nama Samuel Macado Nhavene yang merupakan Warga Negara Nigeria dan Bambang Guntara Wibisana masih membutuhkan kelengkapan data pendukung untuk memastikan identitas jenazah.

"Jenazah atas nama Samuel dan Bambang Guntara secara fisik sudah dikenali hanya saja Tim DVI butuh data tertentu untuk lebih meyakinkan," jelas Rusdi.

Artikel Asli