Penjualan Mobil Honda Ambles Karena Pasokan Komponen Terganggu

jawapos | Nasional | Published at 15/09/2021 14:06
Penjualan Mobil Honda Ambles Karena Pasokan Komponen Terganggu

JawaPos.com PT Honda Prospect Motor (HPM) mencatat penjualan sebanyak 7.341 unit mobil secara retail sepanjang Agustus 2021 lalu. Secara umum, penjualan Honda di Agustus lalu dipengaruhi oleh gangguan pasokan komponen yang terjadi secara global.

Meskipun demikian, saat ini Honda melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan produksi demi memenuhi permintaan konsumen. Kontribusi penjualan terbesar Honda dari Honda Brio yang terjual 2.875 unit, yang terdiri dari Satya 1,216 unit dan Brio RS sebanyak 1,659 unit.

Kedua model tersebut masih dapat menjaga posisinya sebagai market leader di kelasnya masing-masing.

Selain Brio, model lain yang memberikan kontribusi signifikan terhadap penjualan Honda adalah HR-V 1.5 L yang terjual sebanyak 1,768 unit. Sedangkan City Hatchback RS sebanyak 912 unit dan New Honda CR-V sebanyak 705 unit.

Sementara itu, Honda Mobilio terjual 587 unit, BR-V sebanyak 217 unit, HR-V 1.8 L sebanyak 145 unit, New Honda Civic Hatchback RS sebanyak 69 unit. Disusul New Honda Odyssey 24 unit, dan Jazz sebanyak 1 unit. Sedangkan pada jajaran mobil sedan, All New Honda Accord terjual 29 unit dan Honda Civic 9 unit.

Yusak Billy sebagai Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, secara umum, penjualan Honda pada Agustus lebih rendah dibanding bulan sebelumnya. Karena terdampak oleh gangguan pasokan komponen yang mempengaruhi aktivitas produksi Honda di Indonesia.

Yang terganggu terutama model-model yang memiliki volume produksi tinggi seperti Honda Brio dan Honda Mobilio. Kami terus memonitor perkembangan kondisi ini sambil memaksimalkan produksi dengan komponen yang tersedia untuk dapat secepatnya memenuhi permintaan konsumen yang masih cukup tinggi, ujarnya kepada JawaPos, Selasa (15/9).

Secara total, Honda telah membukukan penjualan sebanyak 65.014 unit sejak Januari hingga Agustus 2021. Angka ini naik sebesar 31% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Untuk tetap mempertahankan permintaan konsumen, pada bulan September ini Honda kembali menawarkan program penjualan bertajuk Beli Honda Pasti Untung. Pada program ini, para konsumen masih akan mendapatkan keuntungan mendapatkan beragam keuntungan mulai dari additional value hingga bebas biaya perawatan.

Artikel Asli