Ribut di Lapangan Futsal, Berbuntut Pembacokan di Depan KUA Bulukumpa

bukamatanews | Nasional | Published at 15/09/2021 13:12
Ribut di Lapangan Futsal, Berbuntut Pembacokan di Depan KUA Bulukumpa

BUKAMATA, BULUKUMBA - Pembacokan dengan menggunakan parang dialami oleh pria berinisial AS (48), warga Kelurahan Jawi-jawi, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Selasa (14/9/2021) malam.

Awalnya, AS hendak mengamankan penyerangan sekelompok orang di depan Kantor KUA Bulukumpa, namun saat itu datang seorang pria mengayunkan parang di bagian belakang kepalanya.

Penyerangan ini adalah buntut perkelahian dan kericuhan yang terjadi di Lapangan Futsal yang berada di samping kantor Polsek Bulukumpa saat sore hari.

Kapolsek Bulukumpa, AKP Asri S yang dikonfirmasi mengaku, kasus penyerangan ini terjadi di tiga tempat. Mulai dari kasus kericuhan di lapangan futsal oleh pelajar, hingga berbuntut pada pengeroyokan yang dilakukan oleh kelompok pemuda di depan kafe, Indo Rame Tanete, Bulukumpa dan penyerangan di depan Kantor KUA Bulukumpa.

"Jadi tiga lokasi ini berentetan. Kasus yang sama. Dua orang pelaku," kata Asri.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Polsek Bulukumpa, diduga empat orang pelaku terlibat atas kejadian ini, dan mereka masih satu keluarga, terdiri dari bapak, anak dan satu orang keluarga dekatnya.

Saat ini, sudah diamankan dua orang pelaku. Mereka adalah UM yang sudah ditahan di Mapolres Bulukumba, dan ZU yang saat ini masih diinterogasi di Mapolsek Bulukumpa. ZU diduga pelaku utama pembacokan di bagian kepala AS.

"Diduga tersangka utama kita sudah amankan di kantor," jelas Asri.

Ia menjelaskan, saat terjadi kericuhan di lapangan futsal Tanete, salah seorang dari mereka mengadu ke keluarganya, dan saat malam hari mereka datang dan 'menculik' satu orang pria lalu menganiayanya di depan Cafe Indo Rame Bulukumpa.

Korbannya dikembalikan menggunakan mobil pikap. Namun berselang lama, mereka kembali datang menyerang di depan KUA Bulukumpa. Kala itu AS yang berada di sana, hendak mengamankan situasi, sayangnya satu orang dari kelompok penyerang itu membacoknya.

Beruntung, nyawanya diselamatkan. Namun ia harus menjalani operasi serius di RS H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba.

Artikel Asli