Ribuan Rumah Terendam Akibat Banjir Lebak, 1 Orang Meninggal Terseret Arus

limapagi.id | Nasional | Published at 15/09/2021 11:32
Ribuan Rumah Terendam Akibat Banjir Lebak, 1 Orang Meninggal Terseret Arus

LIMAPAGI - Curah hujan yang tinggi di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, sejak Senin 13 September 2021, menyebabkan ribuan rumah terendam banjir. Korban jiwa sejauh ini satu orang akibat terseret arus sungai.

"Banjir sepanjang Selasa mengakibatkan 1.162 rumah terendam dan tiga rumah longsor serta seorang meninggal terseret sungai," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Febby Rizky Pratama, Rabu, 15 September 2021.

Warga yang rumahnya terendam banjir, kata Rizky, untuk sementara ini tinggal di lokasi pengungsian.

Dia mengatakan, saat ini terdapat sejumlah lokasi banjir yang sudah surut, dan sebagian warga sudah menempati kembali rumah mereka.

Namun demikian, Rizky mengingatkan warga agar selalu waspada pada ancaman banjir susulan. Mengingat curah hujan masih cenderung meningkat di daerah Lebak hingga tiga hari ke depan.

Rizki mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah menyampaikan peringatan dini waspada kepada warga terkait potensi bencana banjir, banjir bandang dan longsor

Peringatan waspada banjir disampaikan lewat aparat kecamatan, desa, kelurahan, dan relawan. Peringatan juga disampaikan kepada warga yang tinggal di daerah rawan bencana sebagai upaya mengurangi risiko bencana.

"Kami minta warga yang berada di aliran sungai dan kaki gunung agar waspada untuk mengurangi risiko kebencanaan," ujarnya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan curah hujan dengan intensitas cukup tinggi masih bakal melanda sebagian wilayah Lebak.

Hujan diprediksi terjadi pada siang, sore, malam hingga dini hari, sehingga berpotensi menimbulkan bencana banjir bandang dan longsoran tanah.

Artikel Asli